nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Youtuber, Mahasiswi IPB Ini Sukses Hanya Modal HP

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 14:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 28 65 2135530 jadi-youtuber-mahasiswi-ipb-ini-sukses-hanya-modal-hp-4hR58cnpAX.jpg Youtube (Foto: Reuters)

JAKARTA - Youtuber merupakan salah satu profesi yang banyak digeluti kaum milenial. Jangan salah, menjadi Youtuber memang terlihat mudah. Nyatanya, dibutuhkan teknik tersendiri.

Adalah Nabila Rahmadani, mahasiswi dari Departemen Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University yang memulai karier Youtuber-nya dari nol.

Channel Youtube-nya bernama Nabnab Rahmadani. Sekarang sudah mempunyai 82,2 ribu subscribers. Dia sudah berkarya sejak semester awal perkuliahan.

Baca Juga: Mini Plant Factory Berbasis IoT, Seperti Apa?

Bermodalkan kamera ponsel, Nabila memberanikan dirinya mewujudkan angan yang telah ia miliki sejak mulai kuliah. Nabila juga tidak memiliki mentor, ia belajar sendiri bagaimana menjadi Youtuber.

Channel ini rutin memberikan informasi mengenai aplikasi yang dapat menjadi sumber pemasukan. Nabila juga rajin memberi tips dan trik mencari penghasilan tambahan.

Konten menarik dan bermanfaat tentu bukan satu-satunya poin yang membuat channel youtube Nabila tumbuh dengan pesat. Strategi dan ketekunan, mungkin inilah poin vital yang tak boleh dilewatkan.

youtube

Algoritma Youtube mengharuskan pemain di dalamnya mengunggah video secara rutin agar tetap dalam dalam orbit pencarian. Kalau tidak, siap-siap katakan selamat tinggal.

Nabila mengaku bahwa mengunggah video secara rutin ini bukanlah pekerjaan mudah. Dalam seminggu, notifikasi dari channel Nabnab Rahmadani akan muncul dua kali. Namun sebelum itu, Nabila butuh kerja keras selama seminggu penuh.

Dimulai dari Jumat, Sabtu dan Minggu, Nabila fokus meriset aplikasi satu atau dua aplikasi. "Di sini, ketelitian kita diuji. Mencari aplikasi yang dapat dipercaya seperti mencari jarum dalam jerami," ujarnya.

Untuk merekomendasikan aplikasi penghasil uang, Nabila harus benar-benar selektif. Setelah itu, keahian dalam menulis skripnya. "Minggu malam baru take video. Senin atau Selasa aku upload video ke Youtube. Rabu aku mulai riset lagi, Kamis dan Jumat aku bikin video, lalu upload lagi,” ujarnya.

Latar belakang pendidikan Nabila pun membantunya dalam mengembangkan channel miliknya. Mempelajari mengenai product design di bangku kuliah, Nabila belajar bahwa menganalisis dan tahu preferensi konsumen sangatlah penting. “Aku bagusin di riset. Aku tahu apa yang penonton mau dan apa yang mereka ingin lihat,” tambahnya.

Prinsip yang selalu ia pegang adalah kualitas video dan aplikasi yang direkomendasikannya. Bagi Nabila, kepuasan dan kepercayaan viewer adalah yang terpenting. “Aku ingin dikenal sebagai Nabila yang channelnya bermanfaat,” tambahnya.

youtube

Profesi Youtuber bagai fenomena gunung es. Yang terlihat di permukaan adalah hasil dari usaha demi usaha yang dilakukan. Seperti yang dikatakan Nabila, kehidupannya setelah menjadi Youtuber sangat berbeda dari sebelumnya. Ia terus mendorong dirinya untuk belajar dan menganalisis kebutuhan konsumen.

Nabila yakin bahwa semua orang punya keinginan. Dan untuk mewujudkannya, dibutuhkan keberanian untuk menaklukkan kelemahan yang ada dalam diri sendiri. Ada beberapa tips yang dibagikan Nabila. Yakni perbanyak belajar dan bertanya dengan orang yang sudah memulai lebih dulu. Manfaatkan waktu muda untuk mencoba sesuatu yang baru.

“Tidak punya kamera dan perangkat lainnya atau tidak bisa bicara di depan kamera bukan alasan untuk tidak mencoba. Cita-cita menjadi Youtuber hanya akan tercapai jika berani belajar dan mencoba. Selamat berkarya!” imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini