nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wacana Penghapusan UN, Mendikbud Nadiem: Ditunggu Kabarnya

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 15:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 28 65 2135566 wacana-penghapusan-un-mendikbud-nadiem-ditunggu-kabarnya-urp0KGOsxh.jpg Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wacana penghapusan Ujian Nasional (UN) oleh pemerintah kembali muncul sejak seminggu belakangan ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, wacana penghapusan UN masih belum diputuskan. Pasalnya, saat ini masih dilakukan kajian mendalam terkait wacana tersebut.

Baca Juga: Jusuf Kalla Tanggapi Sandiaga: Kalau UN Dihapus Itu Berbahaya

"Itu (penghapusan UN) yang sedang kami kaji. Ditunggu kabarnya," ujarnya, saat ditemui di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan,Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Ujian Nasional

Nadiem mengaku tengah fokus dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor pendidikan. Hal ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo dalam lima tahun ke depan.

Salah satu langkah cara peningkatan kualitas SDM adalah dengan deregulasi dan debirokrasi. Hal ini untuk mewujudkan merdeka dalam belajar hingga merdeka untuk lembaga guru serta murid-muridnya.

Baca Juga: Sandiaga Akan Hapus Ujian Nasional & Diganti Penelusuran Minat Bakat

"Arahan presiden untuk ciptakan link and match antara sistem pendidikan kita dan apa yang dibutuhkan dunia industri dan lain-lainnya, untuk mencapai hal adalah deregulasi dan debirokratisasi dari semua instansi unit pendidikan makanya platformnya kita sebut merdeka belajar, merdeka untuk lembaga, guru, dan murid-mahasiswa, ini step pertama," jelasnya.

Yang dimaksud dalam melakukan debirokrasi dan deregulasi adalah dengan melakukan penyederhanaan dalam sisi kurikulum maupun assessment. Hal ini dilakukan agar kurikulum bisa beralih ke kompetensi dan bukan mengahafal informasi.

"Terpenting peningkatan kualitas SDM pendidik, baik vokasi maupun unit pendidik dalam SD-SMA karena itu kunci dari fokus aktivitas kita dan mengarah pada pelatihan peningkatan dan penyederhanaan hidup seorang pendidik, benar-benar fokus di situ," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini