nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sungai Ciberes Berwarna Merah Muda, Warga Mulai Resah

Fathnur Rohman, Jurnalis · Sabtu 30 November 2019 00:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 29 525 2136185 sungai-ciberes-berwarna-merah-muda-warga-mulai-resah-sCcQlHh3dm.jpg Sungai Ciberes Berwarna Merah Muda (foto: Okezone/Fathnur Rohman)

CIREBON - Kondisi Sungai Ciberes yang berada di Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, begitu memprihatinkan. Warna air di sungai ini mendadak berubah menjadi merah muda dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap.

Aktivitas warga khususnya di Desa Gebang Kulon menjadi sangat terganggu akibat adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi pada Jumat (29/11/2019), limbah dan sampah rumah tangga terlihat mengapung di sepanjang aliran Sungai Ciberes.

Baca Juga: Sungai di Cirebon Berubah Warna Jadi Merah Muda dan Beraroma Menyengat

Jenis limbah dan sampah tersebut sangat beragam mulai dari bungkus makanan plastik, styrofoam (gabus), limbah bulu ayam, hingga popok bayi bekas ada di aliran sungai ini. Aroma tidak sedap akan langsung tercium apabila mendekat ke pinggiran sungai.

Selain menimbulkan aroma yang tidak sedap, kondisi perubahan warna air di sungai Ciberes juga dikhawatirkan akan berdampak pada air bersih. Warga takut air sungai Ciberes akan mempengaruhi kualitas air yang ada di sumur mereka.

"Saat ini sih belum. Air sumur masih bagus. Tapi kami khawatir juga kalau air sungai ini merusak kualitas air sumur kami," ujar salah seorang warga Desa Gebang Kulon bernama Tati kepada Okezone, Jumat (29/11/2019).

Sungai Ciberes Berwarna Merah Muda,  

Dirinya mengaku sangat terganggu dengan aroma tidak sedap yang muncul pada air sungai Ciberes. Ia sendiri tidak mengetahui secara pasti, mengapa air sungai tersebut bisa berubah warna.

"Kami di sini sangat terganggu sama baunya," katanya.

Selain akibat pencemaran sampah, faktor terbesar yang diduga menjadi penyebab perubahan warna air sungai Ciberes adalah, karena limbah industri pengolahan ikan kecil yang mengandung bahan pengawet, di buang ke aliran Sungai Ciberes.

Akan tetapi ketika ditelusuri, ternyata tidak ada satupun industri ikan kecil atau rumahan yang beroperasi di Desa Gebang Kulon. Hal ini kemudian dibenarkan oleh Kepala Desa Gebang Kulon Andi Subandi.

"Kalau di Gebang Kulon sih gak ada. Paling di Gebang Ilir, Blok Kradenan," ungkap Andi saat dikonfirmasi Okezone melalui pesan singkat.

Baca Juga: Tumpahan Minyak Pertamina Kembali Cemari Pantai Utara Karawang 

Sungai Ciberes Berwarna Merah Muda (Okezone-Fathnur Rohman)

Andi menuturkan, jika saat ini sampel air dari sungai Ciberes sudah diambil dan dibawa oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon untuk diteliti. Dia berharap, agar persoalan ini segera terselesaikan, sehingga aktivitas warganya tidak terganggu lagi dengan aroma tidak sedap dari sungai Ciberes.

"Kemarin sih katanya udah diambil sempel air buat di cek pas jam 5 sore sama DLH. Harapan saya semoga sungai kembali normal dan bersih lagi," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini