nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kementan Dorong Pengembangan Benih Jagung Hibrida di Area Reklamasi Tambang

Senin 02 Desember 2019 10:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 02 1 2136798 kementan-dorong-pengembangan-benih-jagung-hibrida-di-area-reklamasi-tambang-y4CEGvrMOD.jpg Foto: Kementan

MINAHASA UTARA - Kawasan reklamasi tambang menjadi salah satu lokasi yang digalakkan Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi lahan yang kembali produktif. Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Takdir Mulyadi mencanangkan tanam perdana perbenihan jagung hibrida berbasis korporasi petani pada Sabtu 30 November 2019 di Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara. Area perbenihan ini mencapai luas 82,4 Ha dengan varietas JH 37.

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Balitsereal-Badan Litbang Pertanian, Kepala BPTP Prov. Sulawesi Utara, Kapus Lemlit Universitas Samratulangi Manado (diwakili oleh Prof.Dr.Dingse Pandiangan, M.Si), Kepala BPSB Prov. Sulut, Direktur PT. Twinn, Dinas Pertanian Provinsi Sulut/Dinas Pertanian Kab Minahasa Utara, petani dan warga sekitar.

Takdir mengatakan, pengembangan perbenihan di lokasi kawasan reklamasi tambang merupakan wujud kerjasama dalam pengembangan perbenihan jagung hibdrida dengan pihak swasta ( PT. MSM-TTN), perguruan tinggi (Univ. Sam Ratulangi) dan pemerintah daerah.

"Kerja sama ini tujuannya mengawal dan mendampingi petani. Kami ingin meningkatkan kapasitas petani supaya mereka bisa buat benih jagung hibrida sendiri, bisa ciptakan lembagaan bisnis perbenihan," ungkapnya.

Takdir berharap kegiatan ini berdampak pada peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan petani di lahan reklamasi tambang. Ia optimis Sulawesi Utara mampu menyiapkan benih nasional. Dengan petani mampu membuat benih jagung hibrida sendiri, harapannya dapat menekan impor dan kedepannya bisa mengekspor benih jagung.

Pada acara tersebut dilakukan penyerahan simbolis bantuan benih tetua jagung Hibrida JH 37 kepada petani kawasan sekitar reklamasi tambang melalui kerjasama dengan PT. MSM-TTN.

Direktur PT. MSM-TTN, David Sompi menyampaikan rasa terima kasih bisa tanam benih jagung hibrida bersama dengan Kementerian Pertanian dalam rangka mengoptimalkan lahan reklamasi tambang. Harapannya program kerjasama dapat sukses dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar daerah tambang.

Upaya yang dulakukan Kementan ini menurut Kepala Balitsereal, Azrai sesuai dengan keinginan Gubernur menjadikan Sulawesi Utara sebagai daerah sentra perbenihan jagung hibrida dan menjadi Provinsi Pengekspor benih jagung hibrida ke Negara tetangga.

"Kami dukung sepenuhnya program perbenihan jagung hibrida berbasis korporasi ini. Banyak pihak yang siap sedia. Bisa dengan penyiapan benih sumber dan pendampingan teknologi, ungkapnya," tambah Azrai.

"Ada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Prov Sulut yang akan mendukung pendampingan teknologi dan ada BPSBTPH Sulut yang akan mendampingi sertifikasi benihnya," tuturnya.

Sementara itu, Kapus Lemlit Universitas Sam Ratulangi, diwakili oleh Dingse Pandiangan, menyampaikan sangat siap mendukung kegiatan petani menjadi Maju Mandiri dan Sejahtera (Mapalus) melalui Produksi Benih Jagung hibrida di Sulut.

Ketua kelompok Tani Anugerah, Roy Salmon Pitoy menungkapkan, impian petani Likupang Timur bisa membuat benih untuk Minahasa Utara bahkan lebih luas untuk daerah lain, sehingga dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat.

"Terim kasih sekali, terlebih Kementan melakukan pendampingan teknologi sehingga bisa dikembangkan petani secara terus menerus," ujarnya. (adv)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini