nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pantai Terkenal India Tertutup Busa Beracun Usai Hujan Deras

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 10:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 04 18 2137737 pantai-terkenal-india-tertutup-busa-beracun-usai-hujan-deras-Fz4bXzaz6Y.jpg Seorang anak terlihat bermain dengan busa beracun di Marina Beach, Chennai, India. (Foto: AFP)

NEW DELHI - Busa putih menakutkan menutupi salah satu pantai paling terkenal di Chennai, India selama empat hari berturut-turut, menciptakan bahaya polusi baru bagi negara tersebut. Busa beracun itu terbentuk setiap musim hujan, tetapi tahun ini jauh lebih buruk daripada biasanya.

Anak-anak telah bermain dan melakukan swafoto di awan busa putih di Marina Beach, meskipun busa tersebut mengeluarkan bau tajam, dan para nelayan telah diberitahu untuk tidak pergi ke laut di dekatnya. Dokter telah memperingatkan bahwa busa itu dapat menyebabkan masalah pada kulit.

BACA JUGA: Polusi Udara Capai Tingkat Darurat, Ibu Kota India Berubah Menjadi "Kamar Gas"

Badan Pengendalian Pencemaran Tamil Nadu mengatakan sedang menganalisis sampel dari busa yang telah menyebar beberapa kilometer di sepanjang pantai, demikian diwartakan AFP, Rabu (4/12/2019).

"Pasti tidak baik bagi orang untuk masuk ke dalam busa tetapi mereka tidak memahami risikonya," kata Pravakar Mishra, seorang ilmuwan di Pusat Nasional untuk Penelitian Pesisir di Chennai yang telah melihat awan busa berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Foto: AFP

Pihak berwenang juga bersiaga untuk mengulangi insiden 2017 ketika ribuan ikan terbunuh oleh polusi yang melanda pantai sekitar waktu yang sama. Nelayan Jeyaseelan, 30 tahun, mengatakan bahwa pelanggan tidak ingin membeli ikan dalam jumlah kecil yang dapat dia tangkap dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA: Topan Bulbul Tewaskan Sedikitnya 13 Orang di India dan Bangladesh

"Semua orang mengira (ikan) itu terkontaminasi," katanya. "Upah saya terpotong sampai hampir tidak ada apa-apa.”

Pantai Marina telah menjadi pusat kehidupan Chennai selama lebih dari seabad. Pada akhir pekan, puluhan ribu orang memenuhi pasir yang dulu murni. Para ahli menyalahkan hujan lebat dalam beberapa hari terakhir yang membawa limbah dan fosfat yang tidak diolah ke laut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini