Slovenia Jadi Negara dengan Jumlah Doktoral Terbanyak Dunia

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Okezone · Jum'at 06 Desember 2019 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 06 65 2138935 slovenia-jadi-negara-dengan-jumlah-doktoral-terbanyak-dunia-p56uLwnsdE.png Wisuda. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Apakah kamu sudah bergelar doktor? Jika jawabannya ya, kamu termasuk di antara sebagian kecil orang yang memperoleh gelar tertinggi di dunia akademis.

Menurut laporan Education at a Glance, hanya 1,1% orang dengan rata-rata berusia 25 hingga 64 tahun memiliki gelar doktoral di negara-negara OECD pada 2018.

Baca Juga: Daftar Kampus dengan Program Master Terbaik di Dunia, Paling Banyak di AS

Melansir weforum, Jumat (6/12/2019), peringkat pertama dengan jumlah orang bergelar doktor terbanyak yaitu Slovenia. Dengan persentase hampir 4%.

Wisuda

Lalu dilanjutkan dengan Swedia dengan persentase lebih dari 3%. Luksemberg mendapat peringkat ketiga dengan persentase lebih dari 2%.

Seperti ditunjukkan grafik di bawah ini, populasi dengan gelar doktor bervariasi di seluruh negara-negara OECD, dari hampir 4% di Slovenia hingga 0,1% di Indonesia.

Baca Juga: 3 Tragedi Pilu, Meninggal Dunia Jelang Wisuda

Bertambahnya orang yang bergelar doktor Amerika Serikat memiliki lulusan doktoral paling banyak (71 ribu orang pada 2017), walaupun mendapat peringkat keempat dalam hal per kapita. Jerman dan Inggris masing-masing terdapat sekitar 28 ribu orang yang bergelar doktor. 

Secara keseluruhan, jumlah pemegang gelar doktor sedang meningkat. Pemegang gelar ini tumbuh sekitar 8% di negara-negara OECD antara 2013 dan 2017, khususnya di Meksiko, Spanyol dan Amerika Serikat.

Jika laju pertumbuhan saat ini berlanjut, maka 2,3% dari orang dewasa muda saat ini yang tinggal di negara-negara OECD akan melanjutkan untuk mengenyam pendidikan hingga bergelar doktor.

Ini adalah berita baik tidak hanya bagi lulusan doktoral, yang dapat mengharapkan tingkat pekerjaan dan penghasilan yang tinggi di sebagian besar negara, terutama jika mereka memasuki sektor swasta, tetapi juga untuk seluruh ekonomi.

Dengan memajukan pengetahuan dan penelitian lintas akademisi dan industri, mahasiswa doktoral dan pemegang gelar doktor dapat membantu perekonomian menjadi lebih inovatif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini