Mengenang Tetsu Nakamura, Dokter Jepang yang Tewas Ditembak di Afghanistan

Minggu 08 Desember 2019 02:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 08 18 2139254 mengenang-tetsu-nakamura-dokter-jepang-yang-tewas-ditembak-di-afghanistan-aUgNXCKacW.jpg Warga Afghanistas Menghadiri Doa Bersama untuk Mengenang dr Tetsu Nakamura, Seorang Pekerja Kemanusiaan Asal Jepang, di Kabul, Afghanistan, Kamis (5/12/2019) (foto:AP/VOAIndonesia)

KABUL - Dokter asal Jepang bernama dr. Tetsu Nakamura datang ke Afghanistan pada 1980-an untuk membantu merawat pasien kusta dan kamp-kamp pengungsi Pakistan selama pendudukan Soviet di Afghanistan.

Jasadnya meninggalkan Afghanistan sebagai "Kaka Murad" atau Paman Murad, yang dipuja oleh jutaan orang Afghnistan, yang merasa berutang budi pada kerja kemanusiaannya selama tiga dasawarsa di negara yang dikoyak perang.

Baca Juga: Kelompok Bersenjata Bunuh 6 Orang di Afghanistan Termasuk Dokter Asal Jepang

kelompok bersenajta bunuh 6 orang termasuk Tetsu Nakamura Reuters1	Dokter Asal Jepang Bernama dr Tetsu Nakamura Semasa Hidup (foto: Reuters) 

Dilansir VOA, Rabu 4 Desember 2019, saat sedang dalam perjalanan mobil yang ditumpangi bersama lima anggota organisasi bantuannya, yakni Peace Japan Medical Services (PMS), diserang oleh orang-orang bersenjata tak dikenal, di Jalalabad, Ibu Kota Provinsi Nangarhar timur.

Menurut pejabat setempat, Nakamura dan stafnya ditembak dan dibunuh. Nakamura sekarat karena lukanya dalam perjalanan ke Bagram Airfield, sebuah pangkalan militer AS di Afghanistan utara.

Pria berusia 73 tahun itu telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk bekerja di Afghanistan. Sebagai dokter, dia berusaha menyelamatkan nyawa. Kadang-kadang juga dia menjadi tukang batu yang membangun saluran air untuk orang-orang yang terkena dampak kekeringan.

Pada Oktober, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menganugerahkan Nakamura kewarganegaraan kehormatan Afghanistan. Kemudian, awal tahun ini penduduk Provinsi Nangarhar berkampanye di media sosial agar Nakamura menjadi Wali Kota Kota Jalalabad.

Baca Juga: PBB: 1.174 Warga Sipil Jadi Korban Tewas di Afghanistan 

Kabar kematian Nakamura sempat mengejutkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Pasalnya semasa hidup, Nakamura adalah orang yang selalu membantu sesama.

"Saya terkejut bahwa dia tewas dengan cara ini. Dia mempertaruhkan nyawanya di lingkungan berbahaya untuk melakukan berbagai pekerjaan, dan rakyat Afghanistan sangat berterima kasih kepadanya," ujar Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat konferensi pers di Tokyo.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini