nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

9 Penambang Emas yang Terjebak di Dalam Gua Berhasil Divekuasi

Minggu 08 Desember 2019 13:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 08 340 2139347 9-penambang-emas-yang-terjebak-di-dalam-gua-berhasil-divekuasi-Ehw4mariyx.jpg Petugas mengevakuasi penambang yang terjebak di gua. (Foto: Iskandar Nasution/iNews.id)

PANDEGLANG – Proses evakuasi penambang emas yang terjebak di dalam gua lubang galian saat terjadi longsor di wilayah Citorek, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, berjalan maksimal. Para penambang lokal yang terperangkap di lubang sedalam 250 meter itu dievakuasi selamat pada hari ini.

Tim relawan dan Basarnas melakukan berbagai cara untuk mengevakuasi para penambang, termasuk menggunakan alat berat. Prosesnya berjalan maksimal setelah petugas menyedot air dengan dua mesin pompa dan bisa menyelamatkan kesembilan korban.

Baca juga: 9 Penambang Emas di Pandeglang Terjebak Dalam Gua Akibat Banjir Bandang 

Kondisi mereka ketika dievakuasi lemah dan syok. Para penambang ini berupaya bertahan hidup selama dua hari dua malam dalam lubang galian tanpa makan dan minum. Saat ini mereka sudah dalam perawatan di puskesmas setempat.

Pengakuan Tata, salah seorang penambang, awalnya tidak tahu jika terjadi longsor ketika menggali lubang di dalam tanah. Mereka menyadari ada yang tidak beres saat air mulai masuk memenuhi lubang galian.

"Saya enggak tahu sama sekali yang terjadi di luar. Kami nanti sadar saat air masuk. Kami berusaha bertahan selama dua hari dua malam dalam lubang hingga akhirnya diselamatkan warga," kata Tata, Minggu (8/12/2019), mengutip dari iNews.id.

Baca juga: Warga Konawe yang Tolak Penyerobotan Lahan oleh Perusahaan Tambang Ditetapkan Tersangka 

Dia mengaku masih trauma dengan apa yang telah dialami. Jika diberi pilihan, Tata tidak ingin lagi masuk ke lubang galian tambang.

"Sekarang jadi takut. Saya sudah enggak ada keberanian lagi masuk ke lubang tambang," katanya.

Sementara dokter puskesmas Siti Huriah mengatakan, dari sembilan orang, ada delapan yang kini masih dalam penanganan perawatan untuk pemulihan. Kondisi mereka stabil.

Baca juga: Tolak Lahannya Diserobot Perusahaan Tambang, Warga Konawe Malah Ditangkap Polisi 

"Ada delapan penambang dan tujuh dengan kondisi baik. Satu orang masih kami observasi dan sudah diinfus," katanya.

Sebelumnya banjir bandang dan longsor merusak desa mereka. Ada sebanyak 22 rumah warga yang rusak parah akibat kejadian ini.

Baca juga: Usai Insiden "Hujan Batu" di Purwakarta, Pertambangan Dihentikan Sementara 

Longsor tersebut menutupi daerah tambang rakyat hingga menyebabkan sembilan orang yang saat kejadian berada dalam lubang terperangkap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini