Bule Penendang Pemotor 'Ditendang' ke Australia, Dilarang Masuk Bali Selama 6 Bulan

Rachmat Fahzry, Okezone · Senin 09 Desember 2019 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 09 18 2139720 bule-penendang-pemotor-ditendang-ke-australia-dilarang-masuk-bali-selama-6-bulan-MGF16DP6Jk.jpg Nicholar Carr hanya menjalani hukuman penjara selama 4 bulan. (Foto/Adelaide News)

KUTA – Bule asal Adelaide “ditendang” ke Australia usai bebas penjara Kerobokan setelah menjalani hukuman selama 4 bulan karena menendang seorang pengedara motor tanpa alasan.

Nicholas Carr melensir 9 News, Senin (9/12/2019) tidak memberikan komentar saat dia pkeluar dari penjara Kerobokan.

Richard Woods, rekannya yang telah mengunjungi Carr di penjara mengantarnya saat pria 26 tahun ke sebuah kendaraan imigrasi yang langsung menuju bandara Denpasar.

Baca juga: Dua Warga Australia Naik Motor Sambil Telanjang di Bali Viral

Baca juga: Cekcok di Pesawat, 2 Wanita Bule Asal Australia "Ditolak" Masuk Bali

Woods memiliki pengalaman dengan proses hukum di Bali, karena putranya, Matthew Woods, juga pernah dipenjara di Kerobokan atas kasus dugaan pencurian tas, tuduhan yang dibantah oleh putranya.

"Anak saya mengalami hal yang sama dan saya tahu betapa sulitnya di sana [Penjara Kerobokan]," kata Woods, yang tinggal di Bali.

"Anda butuh uang, Anda butuh makanan untuk bertahan hidup di sana, dan karena ibu dan ayah [Carr] harus kembali [ke Australia] untuk bekerja, aku hanya berkata ‘dengar, aku akan membantunya sampai dia keluar dan apa pun yang dia butuhkan aku ada untuk dia,’” ujar Wood.

Dia mengatakan, Carr menjalin persahabatan dengan narapidana lain, tetapi kondisi penjara bisa menyulitkan.

"Banyak dari mereka tidak memiliki kasur dan mereka semua dimasukkan ke dalam sel," katanya.

"Kamu pergi ke gym, tidak banyak yang bisa dilakukan di sana, hanya berjalan-jalan, banyak tidur," kata Woods.

Selama persidangannya, Carr mengatakan dia mabuk setelah meminum 30 gelas vodka yang membuat dia menendang seorang pengendara motor di jalanan Kuta.

Meskipun hukuman maksimum untuk penyerangan adalah dua tahun dan delapan bulan, namun Carr dijatuhi hukuman empat bulan penajra karena dia dianggap menunjukkan penyesalan. Selain itu orang tuanya membelikan korban sepeda motor baru.

"Setiap kali Anda melihatnya, dia [Carr] sangat menyesal karena dia tidak ingat apa-apa dan dia tidak percaya dia benar-benar melakukannya dan [saat] menonton rekaman itu menyakitkannya," kata Woods.

Woods yakin penangkapan Carr dan cobaannya di penjara akan mengubahnya menjadi lebih baik, seperti halnya putranya sendiri yang sekarang lebih menghargai segalanya.

"Jangan lakukan hal-hal bodoh, satu hal kecil bodoh, mencuri cokelat atau sesuatu, kau tahu, kau akan berada di sini selama empat bulan," dia memperingatkan.

Carr diperkirakan akan terbang pulang malam ini, sekarang dilarang mengunjungi Bali selama enam bulan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini