nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trump: Sejumlah Yahudi Amerika Serikat Tidak Terlalu Mencintai Israel

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 17:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 09 18 2139750 trump-sejumlah-yahudi-amerika-serikat-tidak-terlalu-mencintai-israel-lGjn2a94vK.JPG Presiden AS Donald Trump berpidato di acara Dewan Israel-Amerika. (Foto/IAC)

FLORIDA – Presiden Donald Trump mengatakan bahwa sejumlah umat Yahudi di Amerika Serikat (AS) teidak terlalu mencintai Israel.

Hal itu disampaikannya di hadapan sekira 4.000 orang dalam acara tahunan Dewan Israel-Amerika (IAC) di Florida pada Minggu 8 Desember 2019.

"Begitu banyak dari Anda memilih orang-orang di pemerintahan terakhir," kata Trump merujuk pendahulunya, Barack Obama dari Partai Demokrat melansir Jerusalem Post, Senin (9/12/2019).

"Suatu hari kamu harus menjelaskan itu kepadaku karena aku berpikir mereka tidak terlalu menyukai Israel, aku minta maaf," lanjutnya.

"Setelah delapan tahun aliansi kami (AS-Israel) dirusak dan diabaikan, saya senang melaporkan hubungan Amerika Serikat-Israel sekrang lebih kuat daripada sebelumnya," tutur Trump.

Baca juga: Permukiman di Golan Israel Diberi Nama Trump

Baca juga: Pemerintah AS Resmi Umumkan Status Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Dalam pidatonya, Trump banyak memuji pemerintahannya dan dukungan yang telah diberikannya untuk Israel.

"Hukum internasional tidak melarang permukiman di Tepi Barat," katanya, menggembar-gemborkan pengumuman baru-baru ini oleh Sekretaris Negara Mike Pompeo bahwa "pembentukan permukiman sipil Israel di Tepi Barat, pada dasarnya, tidak konsisten dengan hukum internasional."

Dia mengatakan bahwa dia menepati janjinya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem, meski mendapat telepon dari sejumlah presiden negara dan perdana menteri.

"Jangan lakukan itu! Tolong, jangan lakukan itu. Akan mengerikan jika Anda melakukannya," kata Trump tanpa menyebut nama kepala negara meminta dia tidak memindahkan Kedubes AS ke Yerusalem.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini