nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibunda & Adik Mahasiswi Bengkulu yang Tewas Misterius Sempat Punya Firasat

Demon Fajri, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 07:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 09 340 2139529 ibunda-adik-mahasiswi-bengkulu-yang-tewas-misterius-sempat-punya-firasat-9EKJ4g14TB.JPG Wina Mardiani semasa hidup (Foto: Dokumentasi Keluarga)

BENGKULU - Wina Mardiani (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu (Unib), ditemukan meninggal dunia pada Minggu 8 Desember 2019 sekira pukul 17.06 WIB.

Perempuan kelahiran Desa Ipuh, Kabupaten Mukomuko 23 Maret 1999 itu ditemukan sudah tak bernyawa tidak jauh dari tempat kosnya atau sekira 100 meter saja. Lokasi penemuan jasad korban persis di area rawa perkebunan sawit bekas persawahan.

Sepekan sebelum meninggal dunia, ibunda Wina, Ani mengaku punya firasat aneh. Dia tiba-tiba saja ingin bertemu anak sulungnya tersebut. Namun, hasrat itu tak kunjung kesampaian. Lantaran, ibunda Wina sedang dalam keadaan sakit. Sementara Wina sibuk menempuh ujian semester.

Adik Wina, Ayu pun demikian. Ia berfirasat jika kakaknya Wina, akan pulang pekan ini. Firasat itu dirasakannya sepekan sebelum Wina ditemukan meninggal dunia.

Sementara ayahanda korban, Aguswandi mengaku sama sekali tak ada firasat apapun jika putrinya itu bakal menghadap sang khalik. Ia berkeyakinan bahwa Wina masih dalam keadaan hidup.

''Kalau saya tidak ada firasat. Tapi, ayuk kamu (istrinya) ingin ketemu sama Wina. Ayu (Adik Wina) bilang kalau Wina akan pulang minggu ini,'' ucap Aguswandi.

Ditemukan dalam posisi tertelungkup & rambut rontok

Wina ditemukan meninggal dunia persis di belakang kosnya, di Jalan WR Supratman, Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Minggu 5 Desember 2019, sekira pukul 17.01 WIB.

Saat ditemukan, anak pasangan suami istri Aguswandi dan Ani itu dalam keadaan terkubur dengan kedalamaan sekira 1,5 meter atau setara dengan dada orang dewasa. Bau menyengat mulai tercium dari lubang galian tersebut.

Saat ditemukan, posisi tubuh korban dalam posisi tertelungkup. Sementara di bagian atas galian terdapat sebatang tanaman keladi yang diduga baru ditanam. Tak hanya itu, saat ditemukan kepala korban tertutup dengan karung hingga bahu, dengan posisi tangan dan kaki dalam keadaan terikat tanpa mengenakan busana. Selain itu, di sekujur tubuh korban juga dilumuri cairan diduga minyak.

Disinyalir untuk menghilangkan jejak, lubang galian itu diberi tanaman keladi. Tak jauh dari lokasi penemuan jenazah atau sekira 20 meter, ditemukan cangkul, sekop dan sebuah ember serta satu sandal korban yang diketahui baru saja dibelinya. Saat ini, jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi.

"Saat saya lihat di Rumah Sakit Bhayangkara tadi posisinya masih tertelungkup, rambutnya sudah rontok. Saya melihat dari samping, bagian hidungnya jika itu benar adalah Wina,'' kata ayahanda Wina, Aguswandi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini