nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Dengar Emoji dan Emoticon, Apa Perbedaannya?

Hairunnisa, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 11:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 09 65 2139610 sering-dengar-emoji-dan-emoticon-apa-perbedaannya-ZZDPzawA4p.jpg Emoticon (Business Insider)

JAKARTA – Semakin maju teknologi di dunia digital membuat pesan teks semakin canggih. Bahkan banyak fitur-fitur baru yang dapat digunakan di segala aplikasi pesan text.

Seperti halnya dua bahasa hieroglif era baru, yaitu emoticon dan emoji. Di mana keduanya merupakan cara alternative untuk menyampaikan pesan bahasa tubuh dan nada tidak verbal diterjemahkan dalam pesan teks.

 Baca juga: Ilmu Pengetahuan tentang Indonesia Belum Dijamah

Akan tetapi, tahukah kamu apa perbedaan emoji dan emoticon tersebut?

 Emoji

Melansir dari Britannica, Senin (9/12/2019), emoticon adalah tanda baca, huruf, dan angka yang digunakan untuk membuat ikon bergambar yang umumnya menampilkan emosi atau sentimen.

 Baca juga: Buku Perpustakaan Nasional Jadi Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan

Emoticon itu muncul setelah lelucon yang salah di Universitas Carnegie Mellon pada tahun 1982. Sebuah lelucon tentang tumpahan merkuri palsu yang diposting ke salah satu portal pesan online, lalu akhirnya mengirim universitas ke dalam kegelisahan, dan karena kebingungan.

Dr Scott E Fahlman menyarankan, lelucon dan non-lelucon harus ditandai oleh dua set karakter, yang sekarang kita kenal sebagai emoticon standar, seperti wajah smiley :-) dan wajah cemberut :-(. Setelah itu, emoticon ini menjadi terkenal di kalangan pengguna Internet.

 Baca juga: Kepala Perpusnas: Generasi Milenial Bisa Beli Pulsa, Masa Tidak Beli Buku?

Emoji (dari bahasa Jepang artinya, "gambar," dan moji, "karakter") adalah penemuan yang sedikit lebih baru. Tidak perlu bingung seperti pendahulunya, emoji adalah pictographs wajah, objek, dan simbol. Kalian mungkin akrab dengan gaya emoji Apple yang berbeda, seperti wajah kartun kuning dengan berbagai ekspresi, keluarga, bangunan, hewan, objek makanan, simbol matematika, dan banyak lagi.

Emoji sendiri ditemukan pada tahun 1999 oleh Shigetaka Kurita dan dimaksudkan untuk pengguna di Jepang. Emoji pertama sangat sederhana, hanya 12 piksel x 12 piksel yang terinspirasi oleh seni manga dan karakter kanji.

Untuk menarik pelanggan Jepang, Apple menampilkan secara tersembunyi keyboard emoji di iPhone pertama pada 2007, tetapi pengguna Amerika Utara dengan cepat menyadari keyboard tersebut.

Sekarang, emoji tersedia di hampir semua aplikasi perpesanan, dengan di setiap aplikasi yang berbeda memiliki gaya emoji yang berbeda juga.

Inilah sebabnya mengapa pengguna iPhone dapat menerima banyak senyum emoji dari seseorang yang menggunakan Samsung Galaxy.

Jadi, jika kalian menemukan wajah tersenyum yang berisi karakter yang dapat ditemukan di keyboard komputer, itu adalah emoticon. Jika itu adalah gambar kartun kecil yang bebas dari ikatan tanda baca, angka, dan huruf, itu adalah emoji.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini