Siswa Transgender Harus ke Toilet Pria atau Wanita?

Fabbiola Irawan, Okezone · Senin 09 Desember 2019 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 09 65 2139696 siswa-transgender-harus-ke-toilet-pria-atau-wanita-m7mquVshrQ.png Ilustrasi Toilet. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Seorang siswa memiliki hak untuk mendapatkan segala fasilitas di sekolah termasuk toilet yang sesuai dengan identitas gendernya. Namun ada kejadian, di mana seorang pengacara melaporkan masalah ke pengadilan federal tentang hak siswa transgender diperlakukan setara.

Sekolah yang berlokasi di Florida ini pun mengajukan banding kepada tiga hakim di Pengadilan Sirkuit AS. Mereka harus membatalkan putusan tersebut dan membiarkan sekolah melarang siswa ke toilet yang sesuai dengan jenis kelamin saat lahir, demi melindungi privasi siswa lain.

Kasus ini melibatkan Drew Adams, yang lulus dari Sekolah Menengah Nease di Jacksonville. Adams beralih dari seorang gadis ke anak laki-laki sebelum tahun pertamanya, dan menggunakan kamar anak laki-laki di sekolah Ponte Vedra, Florida. Selama beberapa minggu sebelum beberapa gadis mengeluh.

Baca Juga: Berapa Banyak Sampah di Luar Angkasa?

Administrator melarangnya ke toilet anak laki-laki dan sebaliknya mengarahkannya ke kamar kecil netral. Pengadilan memerintahkan distrik sekolah St Johns untuk mengizinkan Adams menggunakan toilet anak laki-laki.

Pengadilan ini menjadi pengadilan banding federal pertama yang mengeluarkan putusan yang tentang masalah toilet transgender, yang mana persoalan ini juga muncul di beberapa negara.

Putusan itu akan mencakup sekolah-sekolah di Florida, Georgia, dan Alabama, dan dapat membawa masalah ini ke Mahkamah Agung AS.

Baca Juga: Wow, Ada 170 Juta Sampah Luar Angkasa Mengitari Bumi

Semua pihak di ruang sidang Atlanta, menyadari kemungkinan bahwa keputusan itu akan menjadi preseden penting.

Pengacara Tara Borelli dari Lambda Legal, yang mewakili Adams, mengatakan setelah sidang dia berharap sekolah akan mendapatkan pernyataan yang jelas bahwa undang-undang mengharuskan siswa transgender diperlakukan sama.

"Alasan ini berlaku untuk segala bentuk pemisahan berdasarkan jenis kelamin," kata Hakim Sirkuit Bill Pryor, seperti dilansir Huff Post, Senin (9/12/2019).

Namun, Borelli berulang kali menegaskan bahwa Adams tidak berusaha menghapuskan perbedaan antara pria dan wanita. 

"Kasus ini hanya tentang aku, bocah laki-laki, yang diizinkan menggunakan kamar mandi bocah lelaki," kata Adams setelah sidang, mengulangi apa yang dikatakan Borelli kepada Pryor.

Adams, kini seorang mahasiswa di University of Central Florida. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak pernah memiliki masalah menggunakan kamar mandi pria. 

"Sebelum ini menjadi masalah, tidak ada yang tahu siapa saya, tidak ada yang peduli kamar mandi apa yang saya gunakan," kata Adams.

“Kebanyakan orang ketika mereka menggunakan kamar mandi, jangan melihat dua kali pada siapa yang ada di sana bersama mereka. Jadi, ini benar-benar bukan masalah sampai dewan sekolah menjadikannya masalah,”

Seorang pengacara untuk Wilayah St. Johns mendesak para hakim untuk membatalkan putusan itu dan menjunjung tinggi kebijakan yang membatasi para siswa ke kamar mandi dari jenis kelamin mereka saat lahir.

"Perbedaan antara jenis kelamin itu nyata dan mengharuskan pemisahan jenis kelamin semacam ini," kata pengacara Jeff Slanker kepada hakim. "Ini selalu seperti itu dilakukan."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini