nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perawat di Pakistan Curi Bayi untuk Diberi ke Bibinya yang Tak Punya Anak

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 14:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 10 18 2140153 perawat-di-pakistan-curi-bayi-untuk-diberi-ke-bibinya-yang-tak-punya-anak-5AaKsmzxNQ.jpg Bayi yang dicuri perawat tak dilaporkan namanya. (Foto/BBC)

BALOCHISTAN - Seorang perawat di Pakistan ditangkap setelah mencuri seorang bayi untuk diberikan kepada bibinya yang tidak memiliki anak.

Gadis kecil itu diambil tak lama setelah lahir dari sebuah rumah sakit di Balochistan, di barat daya negara itu.

Tetapi keluarga itu awalnya tidak menyadari kepergiannya karena tidak ada yang mengungkapkan bahwa ibunya telah melahirkan anak kembar.

Yang pertama mereka tahu adalah ketika ibu gadis itu sadar kembali dan bertanya di mana "gadis lain itu", kata saudara iparnya melansir BBC, Selasa (10/12/2019).

Abdul Hamid telah membawa calon ibu, Jamila Bibi, ke rumah sakit di Loralai, sekitar 60 km di barat daya desa mereka, kata polisi.

Baca juga: Bayi Meninggal karena Kucing Peliharaan Tidur di Wajahnya

Baca juga: Remaja Melahirkan di Lantai Dansa, Anaknya Bisa Masuk Kelab Malam Seumur Hidup Gratis

Dia mengatakan kepada polisi bahwa setelah melahirkan, keluarga Jamila Bibi diserahkan seorang gadis kecil dan disuruh membawa pasien pulang karena dia baik-baik saja.

Namun, Jamila Bibi tetap dalam kondisi setengah sadar selama beberapa hari ke depan. Begitu dia pulih, ibu baru itu mengungkapkan sesuatu yang membuat keluarga terkejut.

"Pada hari Jumat, ketika Bibi pulih kembali, dia bertanya di mana anaknya yang lain. Kami terpana," kata Abdul Hamid.

"Setelah Abdul Hamid melapor k polisi, kami menangkap perawat perempuan yang bertugas di ruang bersalin malam itu, dan dia membawa kami langsung ke tempat bayi itu berada," Jahangir Shah, kepala tambahan kantor polisi Loralai, mengatakan.

"Dia telah dibantu oleh dua rekannya untuk menyelundupkan bayi itu keluar dari rumah sakit dan memberikannya kepada bibinya yang sudah menikah 17 tahun tetapi belu mempunyai anak. Perawat mengatakan kepada kami bahwa bibinya sangat ingin mengadopsi bayi."

Polisi telah menangkap keempat wanita itu, sementara keluarga itu telah dipersatukan kembali dengan bayi itu, yang belum disebutkan namanya.

Para pejabat menyalahkan insiden itu karena tidak adanya prosedur, seperti penandaan bayi yang baru lahir, dan lemahnya keamanan pintu keluar rumah sakit keluar.

Seorang ginekolog senior di Bolan Medical Complex di Quetta, ibukota provinsi Balochistan, mengatakan kepada BBC bahwa insiden itu belum pernah terjadi sebelumnya tetapi membuat dia untuk khawatir.

"Tidak ada rumah sakit yang dikelola pemerintah di wilayah ini yang memiliki prosedur keselamatan seperti penandaan ibu dan bayi yang baru lahir atau pendaftaran biometrik yang kemudian dapat diverifikasi di pintu keluar rumah sakit," katanya, meminta namanya tidak disebutkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini