Enam Tewas dalam Baku Tembak Brutal di New Jersey

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 11 Desember 2019 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 18 2140481 enam-tewas-dalam-baku-tembak-brutal-di-new-jersey-EOGGg9bQ31.jpg Foto: AFP.

JERSEY CITY - Seorang polisi dan sedikitnya lima orang lainnya tewas dalam serangkaian baku tembak "brutal" di Jersey City, Negara Bagian New Jersey, Amerika Serikat (AS). Dua petugas polisi lainnya juga terluka dalam insiden yang mencapai puncaknya dengan sebuah baku tembak setelah sepasang pria bersenjata membarikade diri mereka dalam sebuah toko.

Beberapa sekolah dan bisnis lokal juga ditutup dan dijaga menyusul insiden tersebut.

Motif yang melatarbelakangi terjadinya insiden itu belum diketahui dengan jelas. Pihak berwenang mengatakan bahwa mereka tidak percaya bahwa kejadian itu adalah sebuah serangan teroris.

Pihak berwenang mengidentifikasi petugas polisi yang meninggal sebagai Joseph Seal, 39 tahun, yang merupakan bagian dari program penyitaan persenjataan ilegal di New Jersey. Berbicara kepada wartawan, Kepala Kepolisian Jersey City Mike Kelly mengatakan Seals adalah "perwira polisi terkemuka dalam menarik senjata-senjata dari jalanan".

Foto: EPA.

Berdasarkan keterangan Kelly yang dilansir BBC, Rabu (11/12/2019), baku tembakan pertama kali meletus di sebuah pemakaman lokal setelah pukul 12:00 waktu setempat. Seals diyakini tewas saat mendekati para pelaku.

Sepasang pelaku itu melarikan diri dari tempat kejadian dengan menggunakan sebuah truk dan berlindung di sebuah supermarket halal terdekat di mana mereka terus menembaki polisi.

Puluhan pejabat penegak hukum bersenjata, termasuk tim SWAT dan agen federal, dikerahkan ke tempat kejadian. Lima orang di dalam toko itu tewas, dua di antaranya diyakini sebagai pria bersenjata yang diburu.

Polisi mengatakan para tersangka dipersenjatai dengan "senapan bertenaga tinggi" dan menembakkan "ratusan amunisi" selama pertempuran dengan pihak keamanan. Tiga orang di toko itu diyakini dibunuh oleh para tersangka, tetapi Kelly menekankan bahwa semua informasi masih dalam tahap "awal" dan penyelidikan akan memakan waktu.

Sedikitnya satu orang yang selamat dari toko itu tengah dirawat karena luka-lukanya, dan van yang digunakan oleh tersangka sedang diselidiki oleh spesialis penjinak bom.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini