Kenapa UN Dihapus? Nadiem: Jadi Beban Stres Murid dan Orangtua

Yohana Artha Uly, Okezone · Rabu 11 Desember 2019 18:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 65 2140747 kenapa-un-dihapus-nadiem-jadi-beban-stres-murid-dan-orangtua-xI79M8O3jD.jpg Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

Jadinya ini bukan berdasarkan mata pelajaran lagi, bukan berdasarkan penguasaan konten, tapi berdasarkan kompetensi minimum dan dasar yang dibutuhkan murid-murid untuk bisa belajar apapun materinya.

"Ini adalah kompetensi minimum yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar apapun mata pelajarannya," tuturnya.

Tidak hanya itu, akan ada survei karakter. Menurut Nadiem, ini hal paling luar biasa penting, karena pada saat ini secara nasional hanya data, tapi tidak mengetahui mengenai kondisi ekosistem di dalam sekolahnya.

Misalnya, kita tidak mengetahui apakah asas Pancasila itu benar-benar dirasakan oleh siswa-siswa se-Indonesia. Jadi, nanti kita akan menanyakan melalui survei untuk mengetahui ekosistem sekolah bagaimana implementasi gotong royong.

"Apakah level toleransinya sehat dan baik di dalam sekolah itu, apakah well-being atau kebahagiaan anak itu sudah mapan, Apakah ada bullying yang terjadi kepada siswa-siswi di sekolah itu. Survei ini akan menjadi suatu panduan buat sekolahnya dan buat kami dan buat dinas dan buat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," tuturnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini