PR Jokowi untuk Dibereskan Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 11 Desember 2019 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 65 2140754 pr-jokowi-untuk-dibereskan-kepala-brin-bambang-brodjonegoro-Fj1YmeOj26.jpg Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, salah satu kunci Indonesia dapat melompat jadi negara maju yakni dengan melakukan investasi di bidang riset dan di bidang inovasi.

"Karena melalui riset dan inovasi dapat dilahirkan gagasan-gagasan inovatif yang terkoneksi dengan dunia usaha dan dengan dunia industri yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pada akhirnya meningkatkan daya saing ekonomi nasional," kata Jokowi dalam ratas 'Strategi Pengembangan Riset dan Inovasi serta Penataan Badan Riset dan Inovasi Nasional' di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Baca Juga: Industri Digital Butuh Ahli Coding, Menristek: Kita Dorong

Kepala Negara memberikan sejumlah penekanan dalam mengembangkan riset dan inovasi. Pertama, kata dia, riset harus terarah dan mempunyai kerangka kerja agar dapat membawa Indonesia keluar dari negara berpenghasilan menengah ke negara maju.

Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro

"Apalagi kita berhadapan dengan dunia yang berubah dengan cepat. Inovasi teknologi telah mendistrupsi segala bidang kehidupan. Artefial Intelegen, big data telah membuat teknologi lama menjadi cepet usang dan digantikan dengan inovasi teknologi baru," imbuhnya.

Jokowi ingin pemerintah mempunyai visi besar dengan mengikuti arus perubahan yang cepat. Sehingga, dia menilai, diperlukan sebuah strategi besar agar bisa fokus memilih pada agenda-agenda riset tertentu.

Baca Juga: Temui Ilmuwan Asal Indonesia di Korea, Jokowi Janji Kembangkan Badan Riset

"Agenda-agenda riset yang perlu didorong, perlu diberikan support secara besar-besaran. Oleh sebab itu kita harus pilih agenda riset yang paling diprioritaskan yang disepakati akan memberikan dampak signifikan kepada kemajuan negara kita," ujarnya.

Jokowi ingin agenda riset yang telah diputuskan nantinya bisa dikerjakan secara sunguh-sungguh, terfokus, hingga terarah agar bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Yang kedua harus kita bangun dan kita perkuat lagi ekosistem untuk berkembangnya riset dan berkembangnya inovasi mulai dari regulasi, SDM, kelembagaan, sistem insentif dan sambungannya dengan industri, hak cipta, dan anggaran yang dibutuhkan dalam melakukan riset dan inovasi," papar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta kosentrasi inovasi dan riset bukan hanya pada upaya memperbesar anggaran riset. Namun, kata dia, bagaimana membuat anggaran riset menjadi efektif dan memberikan hasil kerja yang nyata.

"Memberikan manfaat yang nyata. Tumpang tindih agenda riset yang menyebabkan pemborosan anggaran harus segera kita akhiri. Anggaran riset yang tersebar di berbagai kementerian di berbagai lembaga juga kita padukan dangan peta jalan yang benar, output dan outcome yang terukur akan sangat bermanfaat bagi kemajuan negara kita," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini