Komisi X Minta Menteri Nadiem Kaji Komprehensif Sebelum Hapus UN

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 12 Desember 2019 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 65 2141240 komisi-x-minta-menteri-nadiem-kaji-komprehensif-sebelum-hapus-un-52uUxMImv7.jpg Gedung DPR (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Sudewo menyarankan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim tak terburu-buru menghapus Ujian Nasional (UN) per 2021.

"Menurut hemat saya Pak Menteri, Pak Menteri jangan buru-buru mendeklarasikan ini, dan jangan buru-buru menghapus Ujian Nasional," ujar Sudewo saat rapat bersama Menteri Nadiem di Ruang Komisi X Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Baca Juga: Ini Penjelasan Nadiem Makarim soal Sistem Asesmen Pengganti UN

Nadiem Makarim Foto: Okezone

Sudewo berujar, alasan dirinya memberikan saran agar tak terburu-buru menghapus UN dikarenakan assesment kompetensi yang digagas Nadiem belum teruji.

"Mengapa demikian? Karena apa yang dirancang oleh Pak Menteri bahwa UN akan diubah menjadi assesment kompetensi ini sesuatu yang belum teruji ya Pak Menteri, belum teruji. Jangan sampai ada satu gagasan yang seolah-olah ini bagus, tapi implementasinya justru kontraproduktif," ujar politikus Partai Gerindra ini.

"Ini jangan buru-buru Pak Menteri, jangan sampai ada keresahan di tengah-tengah masyarakat karena sistem dari Pak Menteri ini yang tidak ada instrumen yang jelas," imbuh Sudewo.

Baca Juga: UN Dihapus, Jokowi: Kalau Naikkan Kualitas Pendidikan Kita Jalan Terus

Sudewo kembali menekankan, agar Nadiem tak terjebak dan terburu-buru mendeklarasikan terkait penghapusan UN tanpa melakukan sebuah kajian yang matang atau pun sebuah evaluasi.

"Maka, lebih baik, saya sarankan kepada Pak Menteri jangan deklarasikan dulu, jangan putuskan dulu. Toh kalau mau dilaksanakan tahun 2021, masih ada waktu untuk menyiapkan secara matang, masih ada waktu untuk melakukan kajian secara komprehensif, melakukan evaluasi yang sesungguhnya," tutur dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini