nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ribuan 'Penis-Fish' Terdampar di Pantai California

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 09:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 13 18 2141660 ribuan-penis-fish-terdampar-di-pantai-california-eMgjx8Bggq.jpg Ribuan "penis fish" terdampar di pantai California, AS. (Foto: David Ford/Daily Mail)

CALIFORNIA – Ribuan penis fish terdampar di pantai California setelah badai menarik mengelarukan mereka dari lubang bawah air.

Melansir Daily Mail, ribuan penis fish itu hanyut ke pantai Drakes Beach, California.

Mahluk itu secara resmi dikenal sebagai cacing penjaga penginapan yang gemuk. Seorang ahli percaya badai baru-baru ini memaksa cacing tersebut keluar dari rumah mereka di bawah air dan membawa mereka ke pantai.

Makhluk laut berukuran 10-inci ini terlihat seperti sosis merah muda dan sering membuat lubang berbentuk U di lumpur atau pasir dan lubangnya akan ditinggal oleh mahluk lain. Oleh karenanya nama cacing itu, cacing penginapan, sementara kata gemuk dari bentuknya.

Foto/Daily Mail

Ribuan penis fish ini terlihat pertama kali oleh ahli biologi Ivan Parr pada 6 Desember setelah badai menghantam daerah tersebut.

"Fenomena yang sama telah dilaporkan selama bertahun-tahun di Pajaro Dunes, Moss Landing, Teluk Bodega, dan Pelabuhan Princeton," tulis Parr untuk Bay Nature.

"Aku sudah mendengar dari para pengadu pantai, seperti kapal pengangkut bratwurst yang rusak."

Foto/Daily Mail

Cacing pemilik penginapan yang gemuk adalah sejenis cacing sendok dengan anggota tubuh berbentuk spatula, yang digunakannya untuk makan dan berenang.

Ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di bawah tanah di bagian berlumpur dan berpasir di dasar laut, dan hidup hingga 25 tahun.

Mereka makan bakteri, plankton, dan partikel kecil lainnya, yang ditangkap menggunakan jaring lendir yang dikonsumsi setelah mereka menangkap cukup makanan dengannya. 

Cacing itu membuat lubang berbentuk U sebagai rumah sementara mereka, yang kemudian digunakan oleh makhluk lain.

Para ahli telah menemukan bukti makhluk-makhluk ini dalam sejarah, karena ada lubang berbentuk U yang berasal dari 300 juta tahun lalu.

Namun, karena ukuran dan tubuh lunak mereka, mereka memiliki banyak ancaman termasuk berang-berang, camar hiu dan manusia, tetapi para ahli mengatakan mereka adalah makhluk yang tidak berbahaya dan pasif.

Sebenarnya cacing jenis ini sangat langka di AS. Mereke umumnya sering ditemukan di Korea Selatan, Jepang, dan China. Mereka yang makan cacing ini mengatakan itu rasanya kenyal, asin dan sangat manis.

Ini sering disajikan dengan saus gurih yang terbuat dari minyak wijen dan garam atau saus spicier yang terdiri dari cuka dan gochujang.

Ada juga yang memanggangnya seperti sate setelah dibumbui garam, merica, dan minyak wijen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini