nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertama Kalinya Ibadah Natal Bersama Digelar di Perbatasan RI-PNG

Fetra Hariandja, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 09:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 17 340 2142794 pertama-kalinya-ibadah-natal-bersama-digelar-di-perbatasan-ri-png-Fya7KMoYCZ.jpg Konsulat RI di Vanimo dan Satgas Yonif 713/ST gelar ibadah Natal bersama di perbatasan RI-Papua Nugini, Senin (16/12/2019). (Ist)

JAKARTA – Satgas Yonif 713/ST menggelar lbadah Natal di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG). Konsulat RI di Vanimo menjadi mitra dalam pelaksanaan ibadah Natal kali ini.

Dengan mengusung tema “Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang”, ibadah Natal Bersama Satgas Yonif 713/ST dengan Konsulat RI di Vanimo dilaksanakan di Lapangan Helipad Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Senin, 16 Desember 2019. Ibadah Natal ini dihadiri sekira 250 orang.

Konsulat RI di Vanimo, Abraham mengatakan, ibadah Natal bersama ini adalah kegiatan pertama kali yang dilaksanakan Konsulat. Ia juga mengatakan, dengan segala keterbatasan yang ada, acara dapat berjalan dengan baik dan lancar berkat dukungan semua pihak.

“Natal ini kita laksanakan juga dengan maksud supaya kita saling mengenal, apalagi dengan Satgas yang dibatas ini yang selalu berganti. Jadi, ibadah ini kita adakan supaya juga kita saling mengenal saling berinteraksi minimal kalau ketemu dijalan kita bisa tegur sapa,” katanya dalam keterangan yang diterima, Selasa (17/12/2019).

Konsulat RI di Vanimo dan Satgas Yonif 713/ST gelar ibadah Natal di perbatasan RI-Papua Nugini. (ist)

Ia mengungkapkan, banyak tantangan yang dihadapi, terutama satgas yang sudah lama sudah pasti lebih tahu, tapi yang baru mungkin perlu belajar terus. “Itulah yang penting kadang ada kurang ada lebih dan itulah kita saling melengkapi,” ucapnya.

Perwakilan konsulat di Vanimo adalah salah satu konsulat yang tergolong dalam kategori perwakilan rawan dan berbahaya. “Berbahaya itu seperti di Afghanistan itu berbahaya kalau dia punya kriteria sendiri dan orang-orang yang ditempatkan biasanya sudah dipersiapkan dengan baik,” katanya.

“Terima kasih buat semua yang telah membantu acara ini sehingga terselenggara dengan baik. Mari kita tunjukan sama-sama bahwa Indonesia adalah Indonesia yang baik dan bersahabat, tapi juga mengenal tata aturan dan sopan santun,” kata Abraham.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini