nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MilenialFest Sukses, Pertanda Anak Muda Tak Alergi Isu "Berat"

Hairunnisa, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 07:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 17 65 2142771 milenialfest-sukses-pertanda-anak-muda-tak-alergi-isu-berat-CgPgxmtfUS.jpeg MilenialFest 2019 (Foto: Dok. MilenialFest)

JAKARTA – Ribuan milenial menghadiri acara MilenialFest 2019 di Balai Sarbini. Acara ini terbilang sukses karena dihadiri tak kurang dari 1.500 anak muda yang mayoritas berstatus pelajar. Panitia juga mengundang perwakilan pengurus OSIS dari Jakarta dan beberapa daerah.

Selain sukses menghadirkan audiens, penyelenggara MilenialFest 2019 juga sukses mendatangkan 32 narasumber, mulai dari para menteri, tokoh politik, founder startups, pemimpin organisasi anak muda, aktivis, dan influencer.

Baca Juga: Menteri PPA Sebut Ibu Milenial Wajib Kuasai Tekonologi

Chairman MilenialFest Arief Rosyid mengungkapkan, MilenialFest dibuat sebagai hub atau tempat bertemunya sosok inspirasional dengan anak muda yang haus akan experience dan inspirations. “Melangkah saja tidak cukup. Anak mudah perlu lompatan demi lompatan kemajuan”, ungkap Arief saat membuka secara resmi MilenialFest 2019 dalam keterangannya, Selasa (17/12/2019).

MilenialFest 2019 adalah acara sehari penuh yang terdiri dari Inspiring Speech, Conference, dan Policy Forum. Tema yang diangkat tergolong “berat”. Tema besar tahun ini adalah “Lompatan Kemajuan”. Tema ini bertransformasi menjadi tema kecil, di antaranya, “Profesi Masa Depan”, Yakin Demokrasi Sampai”, “Investasi Bisnis yang Berdampak Sosial”, “Inovasi Merawat Budaya Bangsa”, dan “Outlook Pembangunan SDM”.

milenial

“Kalau dilihat, tema yang kita angkat ini berat-berat. Tapi Alhamdulillah, teman-teman justru antusias. Kami juga banyak mendapat pesan positif dari para narasumber. Kesuksesan MilenialFest 2019 adalah tanda bahwa anak muda sekarang tidak alergi dengan isu kebangsaan”, tutur Arief.

Pesan Para Pejabat untuk Milenial

Menteri yang hadir dalam sesi inspiring speech, conference dan policy forum antara lain Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kominfo Johnny G. Plate, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku senang bisa hadir lagi dan memberikan inspirasi di MilenialFest 2019. “Meski punya kompetensi, kalian (anak muda) harus punya akhlak”, pesan Erick Thohir kepada hadirin. Erick juga berharap, milenial dapat menjadi pemimpin di BUMN.

Sementara, Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengajak pemuda berpartisipasi dalam digitalisasi yang didorong pemerintah. Di antaranya adalah penambahan tiga satelit baru, 330 ribu km jaringan fiber optik, dan target semua ‘remote area’ tersambung internet di 2024.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia didapuk menjadi pembicara di conference dengan tema “Inovasi Bisnis yang Berdampak Sosial”. Bahlil satu panel dengan Founder Innovator4ID Budiman Sudjatmiko, CEO Warung Nasional (warnas.id) Munawir Bangswan, dan Managing Director Social Innovation Accelerator Program (SIAP) Aghnia Banat.

Baca Juga: Menteri Basuki : Generasi Milenial PUPR Harus Kreatif dan Inovatif

Menteri Parekraf Wishnutama juga mengajak milenial berkontribusi dengan cara menciptakan lebih banyak brand lokal. “Teknologi digital sangat pesat, produk kita belum cukup berimbang. Peluang ke depan adalah memproduksi produk atau konten lokal yang bisa mendunia”, ungkap Wishnutama.

Adapun Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo meminta milenial tidak alergi politik. “Kita hanya bisa berubah kalau orang-orang dari kalangan profesional, berintegritas, mau mengabdi dan bekerja di parlemen”, ungkap BamSoet.

milenial

Sementara, politisi senior Fahri Hamzah meminta milenial untuk bangkit bicara dan mulai melangkah. Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini menilai, generasi tua sudah terbata-bata membaca fitur demokrasi kita yang kompleks. “Hanya generasi kalian (generasi muda), yang jika dirakit bersamaan, bisa ‘menerbangkan’ Republik Indonesia ini”, tutur Fahri.

MilenialFest 2019 juga diisi dengan inspiring speech dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies bicara mengenai “Menggerakkan melalui Narasi”. Anies memberikan ilustrasi gerakan yang dilakukan aktivis belia Greta Thunberg.

milenial

“Greta Thunberg menjadi Person of the Year majalah TIME. Umurnya 16 tahun, dia punya pemikiran lalu diturunkan jadi satu rangkaian kata-kata”, ungkap Anies seraya mengajak milenial untuk “tidak meremehkan kata-kata”.

Menurut Anies, seorang pemimpin harus menggunakan kata-kata untuk menuangkan gagasannya sehingga diikuti oleh orang lain dengan sukarela.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini