Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor Selama 11 Hari

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Jum'at 20 Desember 2019 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 20 340 2144359 riau-tetapkan-status-siaga-banjir-dan-longsor-selama-11-hari-8quS0AoRfU.jpg (Foto: Okezone.com/Banda H Tanjung)

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. Penetapan ini menyusul sejumlah kabupaten dan kota di Bumi Lancang Kuning mengalami bencana banjir akibat curah hujan dan pembukaan bendungan PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar.

Sekda Provinsi Riau Yan Prana Jaya mengatakan, status siaga darurat banjir dan longsor berlaku selama 11 hari. Semua pihak diharapkan membantu penanganan banjir di sejumlah wilayah.

"Terhitung hari ini sampai 31 Desember 2019 kita menetapkan Riau berstatus siaga banjir dan longsor, " kata Sekda Yan Prana kepada Okezone, Jumat (20/12/2019).

(Foto: Okezone.com/Banda H Tanjung)

Sementara itu Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger menjelaskan, separuh dari 12 kabupaten dan kota di Riau mengalami banjir. Selain rumah, fasilitas umum seperti rumah ibadah dan sekolah juga terendam.

Sebanyak enam wilayah yang mengalami banjir yakni Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rokan Hilir (Rohil), Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi (Kuansing) dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Empat di antaranya sudah menetapkan status siaga banjir dan longsor.

(Foto: Okezone.com/Banda H Tanjung)

"Empat wilayah yang sudah berstatus siaga banjir adalah Kabupaten Kampar, Rohul, Pelalawan dan Inhu," ucap Edwar Sanger.

Pemprov Riau juga sudah menyalurkan sejumlah bantuan dan mendirikan dapur umum untuk korban banjir. Pemkab maupun pemerintah provinsi bekerja sama dengan TNI-Polri juga telah melakukan evakusi warga terdampak banjir parah.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini