nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aplikasi 'Tuker Sampah' Besutan 5 Mahasiswa UNS Juara di Tokyo

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Senin 23 Desember 2019 17:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 23 65 2145261 aplikasi-tuker-sampah-besutan-5-mahasiswa-uns-juara-di-tokyo-i5wLHYhTjv.jpeg Mahasiswa UNS (Foto: Dok. UNS)

JAKARTA – Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menorehkan prestasi. Kontingen mahasiswa UNS mendapatkan medali perunggu di kompetisi Advanced Innovation Jam (AI-JAM) Japan 2019 yang digelar di Accenture Innovation Hub Tokyo.

Kontingen mahasiswa UNS tersebut membuat aplikasi ‘Tuker Sampah” pada kompetisi di AI-JAM Japan 2019. Aplikasi yang mereka buat tersebut digunakan untuk mengelola sampah di Indonesia yang belum dikelola dengan baik.

Baca juga: Mahasiswa UNS Punya Pengusir Hama Serangga Berbasis Internet, Brebes Jadi Target

Para mahasiswa yang membuat aplikasi “Tuker Sampah” ini yaitu Muhammad Tema Rizan Mumtaza, Nur Hijrah Assalam Al-Ihsan, Intan Wahyu Ningsih, Sada Nada Hidayatus, dan Mochammad Nibraasuddin. Mereka semua berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), kecuali Nur Hijrah yang berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Nur Hijrah mengatakan, mereka membuat aplikasi ini untuk mengurangi jumlah sampah di Indonesia. Seperti yang kita tahu, sampah di negeri ini sudah sangat banyak dan menumpuk, sehingga dapat mencemari laut.

UNS

“Tujuan aplikasi ini untuk bisa mengolah sampah sehingga tidak menjadi residu. Jadi, kita ingin ada mekanisme yang bisa mengubah sampah menjadi sesuatu,” ujar Nur Hijrah yang dilansir dari siaran pers UNS pada Senin (23/12/2019).

Aplikasi ‘Tuker Sampah’ memanfaatkan tempat-tempat pengumpulan sampah untuk menampung sampah yang dikumpulkan oleh pengguna aplikasi ini. Sampah-sampah yang pengguna berhasil dikumpulkan tersebut akan diakumulasikan dalam bentuk poin.

“User pakai aplikasi kita terus mereka datang membawa sampah mereka. Lalu, ada salah satu tempat buat penukaran sampah, nanti tinggal menghitung jumlah sampahnya itu ada berapa poin. Poin tersebut akan masuk ke akun user dan dapat ditukarkan dengan jasa pelayanan kesehatan, cash money, bibit pohon dan donasi,” tutur Nur Hijrah.

Kampus

Para mahasiswa UNS itu juga telah mengkategorikan 4 jenis sampah yang dapat diakumulasikan ke dalam bentuk poin dalam aplikasi ini. Empat kategori sampah tersebut adalah plastik, metal, kertas, dan kaca.

Ketua tim, Intan, mengungkapkan bahwa mereka berharap agar aplikasi ‘Tuker Sampah’ bisa mendapatkan bantuan dari investor. Dana yang mereka dapat dari investor tersebut diharapkan dapat mengembangkan aplikasi yang mereka buat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini