nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPB Sebut Banjir Bandang Lebak Terparah, Ini Dugaan Penyebabnya

Rasyid Ridho , Jurnalis · Sabtu 04 Januari 2020 14:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 04 340 2149231 bnpb-sebut-banjir-bandang-lebak-terparah-ini-dugaan-penyebabnya-6lnzP7Zwyl.jpg Kepala BNPB Doni Monardo Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Lebak Gedong, Lebak, Banten (foto: Sindonews/Rasyid Ridho)

LEBAK - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Munardo menyebutkan bahwa banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten menjadi yang terparah selama ini.

"Apa penyebab sehingga sangat masif dan baru terjadi sejak puluhan tahun," kata Doni kepada wartawan usai meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Lebak Gedong, Lebak, Banten, Sabtu (4/1/2020).

Baca Juga: Menko PMK Jamin Kebutuhan Dasar Korban Banjir Bandang Lebak Terpenuhi 

Banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Lebak merusak ribuan rumah, dan puluhan ribu warga mengungsi serta menelan korban jiwa sebanyak 8 orang itu disebabkan curah hujan yang lebat.

Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sajira dan Muncang putus diterjang banjir yang melanda Lebak, Banten. (ist)	 

Selain itu, faktor terjadinya banjir juga disebakan rusaknya hutan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak akibat penambangan emas ilegal.

"Penyebab utama selain hujan lebat di hulu sungai di TNGHS, adalah sejumlah tambang yang pecah. Tambang ditinggalkan ambrol, longsor dan membawa bebatuan lumpur inilah yang menyapu sepanjang daerah Sungai Ciberang," kata Doni.

Doni meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lebak untuk mendata masyarakat yang terdampak banjir bandang termasuk rumah yang mengalami kerusakan rusak berat, rusak ringan dan pengungsian untuk mendapatkan bantuan dana hunian tunggu Rp500 per kepala keluarga.

"Kemudian sebagaimana sudah diputuskan presiden masyarakat yang terdampak bencana ini akan dapatkan dana stimulan sebesar 50 juta rupiah rusak berat, 25 rusak ringan, dan 10 juta rusak," tandasnya.

Baca Juga: Khawatir Banjir Bandang Susulan, Kampung di Lebak Banten Dikosongkan


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini