nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teknologi Informasi Kian Agresif, Kampus Perlu Adaptasi

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Senin 06 Januari 2020 14:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 06 65 2149819 teknologi-informasi-kian-agresif-kampus-perlu-adaptasi-UjnabNBjbr.jpg Kampus UNS. (Foto: Okezone.com/UNS)

JAKARTA - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Jamal Wiwoho mengingatkan akan pentingnya fleksibilitas dalam mewujudkan sistem pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan industri dan perekonomian dunia. Apalagi, saat ini teknologi semakin canggih.

“Agresi kemajuan dunia teknologi informasi yang kita rasakan telah berjalan sangat cepat dan agresif, sehingga memberikan pelajaran bagi kita untuk secepatnya beradaptasi dan memiliki fleksibilitas dalam mewujudkan sistem pembelajaran di perguruan tinggi yang dapat terhubung dengan tuntutan kebutuhan kemajuan dunia industri dan perekonomian,” ujar Prof. Jamal Wiwoho dalam acara silaturahmi antar sivitas akademika bertema ‘Orientasi Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Entrepreneur University’, dilansir situs UNS, Senin (6/1/2020).

Baca Juga: Banjir Jakarta, Pusat Studi Bencana LPPM UNS Tekankan Pentingnya Early Warning System

Dia menjelaskan, kehadiran teknologi dalam proses pembelajaran adalah untuk memperbaiki, meng-enhance dan meningkatkan kapasitas, bukan untuk me-replace, juga bukan untuk menggantikan kebiasaan yang selama ini telah terjadi.

Rektor UNS

Sementara itu disampaikan oleh Tokoh Intelektual lulusan Massachusetts Institute of Technology (MIT) Agus Budiyono, MSc-AA, E-AA, Ph.D. Agus Budiyono memberikan pemahaman akan pentingnya mentransformasikan UNS sebagai entrepreneur university.

Baca Juga: Aplikasi 'Tuker Sampah' Besutan 5 Mahasiswa UNS Juara di Tokyo

“Saya melihat sekarang UNS merupakan research university dan bukan lagi teaching university. Oleh karenanya kita harus bisa mentransformasi kondisi sekarang ini menjadi kondisi ideal. Bagaimana ide-ide research bisa sampai ke hilir, market, dan masyarakat serta mampu menyelesaikan masalah secara riil,” ucap Agus Budiyono.

Dia mengingatkan kepada seluruh sivitas akademika UNS bahwa menjadi perguruan tinggi pionir butuh usaha lebih. Dia yakin hal tersebut bisa terwujud karena UNS ada di dalam cluster 1 perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

“Kalau jadi pionir pasti ada yang tidak sejalan dengan kita dan pastinya tidak mudah. Semoga 2020 UNS bisa mengidentifikasi cara baru menuju kesuksesan. Dan itu pas dalam mengawali awal tahun,” ujar Agus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini