nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditinggal di Balkon saat Suhu Dingin, Bayi 7 Bulan Tewas Membeku

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 07:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 07 18 2150341 ditinggal-di-balkon-saat-suhu-dingin-bayi-7-bulan-tewas-membeku-zplnl2UUhn.jpg Foto: Getty Images.

KHABAROVSK - Penyelidik Rusia telah membuka penyelidikan kriminal setelah seorang bayi ditempatkan di balkon oleh orangtuanya dan tewas membeku. Bocah berusia tujuh bulan, yang berada di kereta pada saat itu, terkena suhu -7 derajat celcius selama lima jam di wilayah Khabarovsk, Rusia timur jauh.

Laporan media lokal yang dilansir BBC mengatakan bahwa bocah itu ditempatkan di balkon agar tidur dengan udara segar. Namun, dia ditinggalkan tanpa pengawasan di tengah suhu udara yang dingin.

"Selalu tahu di mana dan dengan siapa (anak Anda) berada," kata kementerian kesehatan Khabarosvk dalam sebuah posting Instagram.

"Jangan hanya lewat jika anak lain dalam bahaya - di musim dingin seorang anak yang hilang atau terluka di jalan dapat dengan cepat menjadi korban suhu rendah," tambah kementerian itu.

Ia juga menyatakan bahwa semakin banyak anak-anak di Khabarovsk menjadi korban "ketidaktahuan" orangtua dan kelalaian dari langkah-langkah keamanan dasar.

Laporan awal yang dilansir situs berita Rusia Lenta menyebutkan bahwa insiden kematian anak di Kota Nikolayevsk-on-Amur itu disebabkan karena hipotermia. Hipotermia terjadi ketika suhu inti tubuh turun karena terpapar dingin, dan dapat terjadi bahkan dengan suhu ringan jika paparannya berkepanjangan.

Lansia dan bayi di bawah satu tahun paling berisiko di antara orang-orang yang tidak memiliki masalah kesehatan lainnya.

Membawa anak-anak kecil ke luar rumah untuk tidur bukanlah hal yang aneh dilakukan di negara-negara dengan iklim yang lebih dingin. Teori di balik tidur siang di luar ruangan adalah mengekspos anak-anak ke udara segar, bahkan selama musim dingin, dapat membantu menghindari batuk dan pilek.

Orang tua di negara-negara Nordik seperti Finlandia dan Norwegia juga percaya anak-anak mereka tidur lebih baik dan lebih lama di tempat terbuka.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini