nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalan Nasional di Sumsel Terputus Akibat Longsor, Mobil Terjebak

Era Neizma Wedya, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 14:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 09 610 2151043 jalan-nasional-di-sumsel-terputus-akibat-longsor-mobil-terjebak-JPnY5jywoe.jpg Longsor di Lahat (Foto: Ist)

LAHAT - Hujan deras yang mengguyur sebagian Sumatera Selatan mengakibatkan longsor dan banjir di Kabupaten Lahat. Longsor yang terjadi di Desa Terkul, Pulau Pinang, Lahat mengakibatkan Jalan Nasional Lahat-Pagar Alam terputus.

Kasat Lantas Polres Lahat, AKP Rio Artha mengatakan longsor terjadi, Kamis (9/1/2020) sekira pukul 04.00 WIB. Hingga pagi tadi, hujan masih mengguyur wilayah itu, sehingga jalan belum bisa ditembus.

"Kondisi di lokasi rawan longsor susulan. Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat longsor tersebut, maka itu kita tutup total jalannya dan alihkan ke Empat Lawang," jelasnya.

Baca Juga: Banjir Bandang di Lahat Putus Akses Komunikasi

Guna membuka kembali akses jalan dari Lahat ke Pagar Alam dan sebaliknya, saat ini petugas gabungan telah mengerahkan alat berat ke lokasi. Setelah hujan reda, jalan yang kini tertimbun longsor akan segera dibuka.

"Saat ini kami juga sudah berkoordinasi dengan Pemda dan BPBD untuk mengatasi longsor dan banjir, bahkan saat ini sudah ada alat berat di lokasi, tapi masih menunggu hujan reda karena dikhawatirkan lokasi masih rawan longsor susulan," jelasnya.

Longsor Lahat

Walaupun jalan sudah dialihkan, namun masih ada warga yang nekat melintas dari Pagaralam ke Lahat yang berakibat mobilnya terjebak longsor dan belum dapat di evakuasi.

"Ini ada satu mobil yang nekat menerobos lokasi longsor, akibatnya terjebak dan belum dapat kami evakuasi. Kami sudah imbau untuk jangan melintas, tapi masih juga ngotot untuk lewat dan akhirnya masuk tidak bisa keluar. Tidak ada korban, cuma mobil saja terjebak," ungkapnya.

Seperti diketahui, banjir bandang menerjang Lahat, Sumsel. Banjir tercatat melanda Desa Tanjung Sirih dan Lubuk Sepang di Kecamatan Pulau Pinang. Kemudian Desa Sukarame dan Ngulam Baru di Kecamatan Gumay Talang, serta Desa Gunung Kembang di Kecamatan Merapi Timur.

Dampak dari banjir itu juga mengakibatkan Jalan Nasional penghubung Kabupaten Lahat dan Kabupaten Tebing Tinggi di Kecamatan Kikim Timur terputus. Hal ini diakibatkan luapan air Sungai Lematang dan Sungai Kikim.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini