Pendaftaran Akun SNMPTN 2020 Melebihi Perkiraan

Fabbiola Irawan, Okezone · Jum'at 10 Januari 2020 18:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 10 65 2151540 pendaftaran-akun-snmptn-2020-melebihi-perkiraan-e5HaQMgA34.jpg SNMPTN. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) resmi menutup pendaftar akun sekolah yang mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Tercatat jumlah akun sekolah aktif sebanyak 23.073.

Jumlah sekolah permanen data sebanyak 18.955 akun, adapun jumlah sekolah belum permanen data sebesar 4.118. Sementara itu, jumlah akun siswa aktif sebanyak 1.375.381 dan siswa permanen data berjumlah 1.272.655.

Baca Juga: SNMPTN 2020, Register di Hari Terakhir Masih Banyak SMA Terkendala Banjir

“Terima kasih dan selamat kepada Sekolah dan siswa yang telah permanen data. Harap mempersiapkan diri untuk proses selanjutnya yakni pengisian data PDSS dan pendaftaran SNMPTN untuk siswa yang eligible,” papar Ketua LTMPT, Mohammad Nasih kepada Okezone, Jumat (10/1/2020).

SNMPTN

Dia menyampaikan, jika jumlah sekolah dan siswa yang permanen data melebihi perkiraan. “Jumlah sekolah dan siswa yang permanen data melebihi perkiraan kami dan sudah melebihi sekolah maupun siswa yang ikut PDSS tahun 2019,” lanjut Nasih.

Baca Juga: Fakta SNMPTN 2020, Nomor 6 Jangan Sampai Terlewat

Adapun rincian sekolah yang telah mengisi data PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) pada tahun sebelumnya sebanyak 18.208, yang melakukan finalisasi hanya 14.888 sekolah. Sedangkan, siswa terverifikasi otomatis di PDSS 2019 berjumlah 1.192.093.

Ketua LTMPT itu juga mengimbau sekolah untuk bekerja sama guna mendapatkan yang akurat. “Agar kami dapat melayani sekolah maupun siswa dengan baik diharapkan kerjasamanya dengan menyiapkan data secara lengkap dan akurat serta tidak menjadi deadline yakni mengisi dan memproses pada hari-hari terakhir yang menyebabkan penumpukan arus dan antrian berjubel,” jelas Nasih.

Pada proses registrasi, laman LTMPT sempat mengalami gangguan dalam proses pendaftaran. Untuk itu Nasih meminta maaf bila dalam mengalami kendala prosesnya. “Khususnya proses pendaftaran akun pada 2 hari terakhir mengalami gangguan dan menciptakan ketidaknyamanan baik bagi sekolah, siswa, maupun orangtua siswa," tutup Nasih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini