nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Iran Tembak Pesawat Berpenumpang 176 Orang, PM Kanada Janjikan Keadilan bagi Korban

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 19:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 13 18 2152424 iran-tembak-pesawat-berpenumpang-176-orang-pm-kanada-janjikan-keadilan-bagi-korban-Tv81Tk9Qsz.jpg PM Kanada Justin Trudeau. (Foto/Reuters)

EDMONTON - Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau menjanjikan keadilan bagi keluarga korban tewas pesawat maskapai Ukraina yang jatuh ditembak Iran.

Sebanyak 57 warga Kanada menjadi korban tewas saat menumpangi pesawat Boeing 737 Ukrainian International Airlines (UIA).

Foto/Reuters

Trudeau berjanji akan mencari jawaban dari Iran, di mana Pasukan Pengawal Revolusinya telah mengakui menembak jatuh pesawat yang menewaskan semua 176 orang di dalamnya.

"Tragedi ini seharusnya tidak pernah terjadi, dan saya meyakinkan Anda, bahwa Anda mendapat dukungan penuh dari saya dalam masa yang sangat sulit ini," kata Trudeau di hadapan sekira 2.300 yang menghadiri acara peringatan bagi korban tewas di Edmonton.

"Kami tidak akan beristirahat sampai ada jawaban dari Iran," lanjut dia menyitir BBC, Senin (13/1/2020).

Baca juga: Presiden Iran: Penembakan Pesawat Ukraina Adalah Kesalahan Tak Termaafkan

Baca juga: Warga Iran Demo Kecam Penembakan Pesawat Ukraina yang Menewaskan 176 orang

Iran sebelumnya telah mengakui secara tidak sengaja menembak pesawat dengan rudal karena konflik dengan Amerika Serikat (AS) meningkat.

Akibat penembakan ini, jalan-jalan di ibu kota, Teheran dipenuh warga yang protes menentang pemerintah.

Foto/Reuters

Pesawat yang ditembak itu, dalam perjalanan ke ibu kota Ukraina, Kyiv, namun ditembak jatuh di dekat Teheran pada Rabu lalu.

Puluhan warga Iran dan Kanada, serta warga negara dari Ukraina, Inggris, Afghanistan dan Swedia tewas di pesawat.

Iran telah mengundang Kanada, Ukraina, dan Boeing untuk ikut dalam penyelidikan penembakan pesawat tersebut. Mereka yang bertanggung jawab, kata Iran, akan dimintai pertanggungjawaban dan dituntut.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa negaranya sangat menyesali perihal penembakan pesawat maskapai Ukraina di Teheran oleh sistem pertahanan negaranya. Dia menyebut insiden itu sebagai sebuah “tragedi besar dan kesalahan yang tak termaafkan”.

(dka)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini