nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangkai Bayi Gajah Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Aceh Utara

Senin 13 Januari 2020 13:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 13 340 2152281 bangkai-bayi-gajah-ditemukan-tinggal-tulang-belulang-di-aceh-utara-CWlO1nmDW8.jpg Penemuan bangkai bayi gajah tinggal tulang belulang di Aceh Utara. (Foto: Armia Jamil/iNews.id)

ACEH UTARA – Seekor bayi gajah sumatera ditemukan mati di kebun warga dekat kawasan hutan perbatasan Cot Girek dan Payabakong, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Senin (13/1/2020). Bayi gajah tersebut diduga telah mati sejak tujuh hari terakhir dan kini hanya tersisa kulit serta tulang belulang.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah menerjunkan tim ke Kabupaten Aceh Utara untuk melakukan pengecekan. Tim juga menelusuri penyebab kematian satwa yang dilindungi itu.

Baca juga: Rekor Terbanyak, 361 Gajah Mati di Sri Lanka Selama 2019 

Tim menemukan banyak jejak gajah dewasa dan kotoran di sepanjang jalan yang tidak jauh dari lokasi penemuan bangkai gajah. Namun hingga kini belum diketahui pasti penyebab kematian satwa liar tersebut.

Staf Resor KSDA 11 Kabupaten Aceh Utara Seksi I Lhokseumawe, Nurdin, mengatakan berdasarkan pengamatan di lapangan, mereka tidak menemukan benda mencurigakan di sekitar bangkai seperti jerat, tali, maupun sisa-sisa makanan atau racun.

Baca juga: Anak Gajah di Riau Kembali Terkena Jerat Pemburu 

"Tim sementara ini memprediksi ini faktor alam saja. Kami melihat tidak ada unsur kesengajaan seperti jerat, tali-temali, yang digunakan untuk menjerat; atau sisa makanan yang diracun di lokasi penemuan bangkai bayi gajah," kata Nurdin, mengutip dari iNews.id, Senin (13/1/2020).

Ia mengatakan, guna memastikan penyebab kematian bayi gajah, tim dokter bakal ikut datang ke lokasi penemuan bangkai. "Kemungkinan tim dokter akan turun juga untuk memastikan penyebab sebenarnya apa, tapi kalau dari tim sementara ini memprediksi ini faktor alam saja," ujarnya.

Menurut informasi dari masyarakat, di lokasi itu pernah ditemukan empat bayi gajah. Lokasi tersebut memang jalur gajah dan habitatnya.

Baca juga: Gajah Bernama Osama bin Laden Tertangkap Usai Menewaskan Lima Orang 

Maka itu, BKSDA mengimbau kepada masyarakat segera melapor jika menemukan ada gajah yang mati. Begitu pula jika masyarakat menemukan ada orang yang coba menjerat atau meracuni satwa dilindungi tersebut.

"Kami sangat berharap kepada masyarakat karena gajah ini satwa yang dilindungi. Begitu ada kejadian atau ada masyarakat coba menjerat gajah, segera laporkan ke pihak BKSDA terdekat," tegasnya.

Sementara menurut pengakuan warga, selama ini beberapa tanaman mereka dirusak kawanan gajah liar. Namun, warga yang berkebun tidak jauh dari lokasi penemuan bangkai gajah enggan meninggalkan tempat.

Baca juga: 6 Gajah Mati saat Mencoba Menyelamatkan Satu Sama Lain di Air Terjun Neraka 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini