nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rabi Yahudi Yerusalem Ditangkap karena Bertahun-tahun Mengurung dan Memperbudak Wanita

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 14 Januari 2020 13:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 14 18 2152670 rabi-yahudi-yerusalem-ditangkap-karena-bertahun-tahun-mengurung-dan-memperbudak-wanita-m78LJ1otI5.jpg Foto: Reuters.

YERUSALEM - Polisi Israel telah menangkap seorang rabi yang diduga menahan sekira 50 wanita dan anak-anak dalam kondisi perbudakan. Penangkapan tersebut dilakukan menyusul penggerebekan di sebuah kompleks di Yerusalem, di mana para korban yang diduga diyakini telah diisolasi dari keluarga mereka.

Menurut keterangan polisi, para wanita itu telah dihukum dengan berbagai cara dan uang mereka telah dicuri.

Tersangka, seorang rabi berusia 60-an tahun, telah membantah melakukan kesalahan.

Pernyataan kepolisian yang dilansir BBC, Selasa (14/1/2020) menyebutkan bahwa tersangka ditahan di sebuah distrik ultra-Ortodoks di Yerusalem tengah atas tuduhan menjalankan "komunitas tertutup" di mana wanita dan anak-anak "bekerja di bawah kondisi perbudakan", kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Dia dan delapan kaki tangan wanitanya diduga mengisolasi para korban di kompleks perumahan, bersama dengan anak-anak berusia hingga lima tahun.

"Kami tahu bahwa para wanita dan anak-anak ada di sana selama beberapa bulan di dalam rumah," kata Juru Bicara Kepolisian Micky Rosenfeld seperti dikutip oleh Associated Press. "Kita tahu bahwa dia mengambil uang mereka dari mereka dan menahan mereka di luar kehendak mereka."

Rekaman video menunjukkan tempat tidur susun di ruang tamu sempit, bersama dengan tumpukan uang tunai.

Polisi meluncurkan penyelidikan selama dua bulan setelah menerima laporan pemimpin agama itu telah melakukan "pelanggaran berat" selama bertahun-tahun terhadap mereka yang tinggal di kediaman itu.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini