nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinggalkan Peran Kerajaan Inggris, Pangeran Harry Ditawari Bekerja di Restoran Burger

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 07:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 15 18 2153259 tinggalkan-peran-kerajaan-inggris-pangeran-harry-ditawari-bekerja-di-restoran-burger-TcVJ22a8a8.jpg Pangeran Harry. (Foto: Reuters)

WARALABA restoran cepat saji Burger King menawarkan pekerjaan bagi Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle setelah pasangan itu pekan lalu mengumumkan mundur dari perannya sebagai anggota senior Kerajaan Inggris dan menjadi mandiri secara finansial.

Burger King Argentina adalah yang pertama mencoba menghubungi Duke of Sussex, gelar Pangeran Harry, ketika salah satu cabangnya mem-posting di Twitter: "Kami mengetahui bahwa pangeran dan duchess memutuskan untuk melepaskan peran mereka dalam keluarga kerajaan dan akan bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial, tulisnya merujuk pada gelar Duchess of Sussex, gelar untuk Meghan Markle.

BACA JUGA: Pangeran Harry dan Meghan Markle Mundur sebagai Anggota Senior Kerajaan Inggris

"Jadi, kami memiliki tawaran untuk Anda: Lakukan seperti ribuan orang dan ambil langkah pertama Anda di dunia kerja bersama kami.

"Anda tahu bahwa mahkota akan cocok dengan sempurna untuk Anda. Juga, setelah bertahun-tahun hidup sebagai duke, sudah waktunya bagi Anda untuk mulai makan seperti raja," demikian bunyi tweet tersebut sebagaimana dilansir Bang.

Burger King Amerika Serikat (AS) kemudian menindaklanjuti dengan tweet: "Keluarga kerajaan ini menawarkan posisi paruh waktu."

Pekan lalu, pasangan yang telah memiliki seorang putra berusia delapan bulan itu menyebabkan kegemparan dalam keluarga kerajaan ketika mengumumkan rencana untuk "menjalani" peran baru.

BACA JUGA: Ratu Elizabeth Setuju Pangeran Harry dan Istri Tinggalkan Peran Keluarga Kerajaan

Meskipun tidak ada anggota keluarga lain yang dimintai pendapatnya mengenai keputusan pasangan itu untuk mundur, Harry dan Meghan mengatakan bahwa pengumuman itu dibuat setelah "berbulan-bulan refleksi dan diskusi internal".

Sebelum mengumumkan keputusan tersebut, keduanya telah berbicara mengenai tentang kesulitan kehidupan sebagai anggota keluarga kerajaan, dan perhatian media dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu membuat Harry khawatir istrinya akan menjadi korban dari sorotan media seperti yang dialami oleh ibunya, Putri Diana.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini