Viral Aksi Pembacokan di Bandung, Pelaku Ngaku Salah Sasaran

CDB Yudistira, Okezone · Kamis 16 Januari 2020 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 16 525 2153913 viral-aksi-pembacokan-di-bandung-pelaku-ngaku-salah-sasaran-6LMzh8qPrk.jpg Pelaku pembacokan yang aksinya viral di medsos ditangkap. (Foto : Okezone.com/CDB Yudistira)

BANDUNG – Pelaku pembacokan pengendara motor di di Jalan Muhamad Yunus, Cicendo, Kota Bandung, yang videonya viral di media sosial yaitu RP alias Dika alias Canting dan MM alias Bale ditangkap Satreskrim Polrestabes Bandung dan tim Jatanras Polda Jabar.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema mengatakan, aksi pelaku membacok korban ternyata salah sasaran. Mereka mengira korban, Aditya Maulana Saputra, sosok yang memiliki masalah dengan pelaku.

"Mereka ini salah sasaran. Dikira mereka, korban merupakan orang yang memiliki masalah dengan pelaku," ucapnya saat pengungkapan kasus tersebut di Mapolrestabes Bandung, Kamis (16/1/2020).

Pelaku MM alias Bale yang melakukan aksi pembacokanya mengakui hal itu. Ia menyebut korban mirip dengan orang yang tengah memiliki masalah dengannya.

"Iya salah sasaran saya. Saya kira (korban-red) itu musuh saya," ucap Bale.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema, saat pengungkapan kasus pembacokan yang viral di media sosial di Mapolrestabes Bandung, Kamis (16/1/2020). (Foto : Okezone.com/CDB Yudistira)

Ia mengaku menyesal melakukan aksi tersebut. Ia pun mengetahui aksinya bersama dengan RP itu viral di media sosial.

"Iya tahu (viral di media sosial-red)," kata pria yang merupakan residivis dalam kasus pencurian disertai kekerasan yang bebas pada 2017.

Disinggung soal golok yang dibawa saat beraksi, ia mengakui kerap membawa senjata tajam itu tiap hari. Alasannya, untuk berjaga diri.

Pelarian keduanya selama lima hari menjadi target operasi polisi berakhir saat petugas gabungan menangkap mereka di wilayah Cicendo, Kota Bandung, pada Rabu (15/1/2020) malam.


Baca Juga : Viral Pembacokan di Bandung, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Dari penangkapan keduanya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yaitu beberapa pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan pembacokan, motor matic yang sudah diubah warnanya guna mengelabui petugas, dan sebilah golok yang digunakan untuk melukai korban.

Polisi menjerat keduanya dengan pasal 170 dan 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun penjara.


Baca Juga : 2 Pelaku Pembacokan yang Aksinya Viral di Medsos Ditangkap

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini