nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Putra Mahkota: Ini Awal Berakhirnya Rezim Iran

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 18:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 17 18 2154440

WASHINGTON – Mantan putra mahkota Iran, Reza Pahlavi mengatakan bahwa awal berakhirnya rezim Iran saat ini sudah mulai terlihat.

Hal itu disampaikannya saat wawancara dengan pakar politik Timur Tengah, Michael Doran di Institut Hudson di Washington, Amerika Serikat (AS).

Pahlavi mengatakan, demonstrasi warga Iran saat ini berbeda dari demonstrasi sebelumnya.

"Orang-orang mencium peluang untuk pertama kalinya dalam 40 tahun," tambahnya. “Kali ini sangat berbeda dari 2009, bahkan sangat berbeda dari 1997.

“Generasi muda Iran saat ini sudah tidak tahan lagi. Mereka ingin memiliki kesempatan untuk masa depan yang lebih baik. Mereka ingin modernitas dan kebebasan,” kata dia mengutip Jerusalem Post, Jumat (17/2020).

Baca juga: Khamenei Sebut Dukungan Tuhan Beri Iran Kekuatan "Tampar Wajah" AS

Baca juga: Presiden Iran Sebut Penembakan Pesawat Ukraina Kesalahan Tak Termaafkan

Foto/Reuters

Pahlavi menerangkan, inilah saatnya bagi Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei untuk mundur dan memungkinkan transisi damai agar meminimalkan jumlah korban.

"Kepada pasukan yang menggunakan represi sebagai alat, yang bisa saya katakan adalah bahwa tidak ada cukup banyak orang yang bisa mereka bunuh untuk mempertahankan rezim ini,” tuturnya.

“Mereka lebih baik mundur dan bergabung dengan saudara-saudara mereka,” ujar Pahlavi menambahkan menekankan bahwa tidak ada gunanya bernegosiasi dengan rezim Iran saat ini.

"Dalam menawarkan negosiasi rezim tanpa prasyarat, Anda mengabaikan permintaan rakyat untuk dukungan tanpa syarat. Bahkan, Anda mengkhianati mereka dengan mengakomodasi penindas mereka. Perhatian dan solidaritas internasional sangat penting bagi setiap gerakan yang berusaha menggulingkan rezim totaliter,” kata Pahlavi.

Dia meminta negara-negara Barat untuk tidak melakukan pendekatan peredaan dengan rezim Iran saat ini.

“Selama 40 tahun ini, para pemimpin dunia telah berusaha melibatkan rezim ini baik dalam perdagangan maupun dalam diplomasi. Sepanjang jalan, ada episode terbatas dari tekanan politik, hampir selalu dipimpin oleh Amerika Serikat, tetapi ada juga episode peredaan langsung juga dipimpin oleh Amerika Serikat. Semua upaya tersebut telah difokuskan pada perubahan perilaku rezim," katanya.

“Semua telah gagal. Sekarang sudah saatnya untuk mengakui bahwa ini bukan rezim yang normal dan bahwa itu tidak akan mengubah perilakunya," lanjut Pahlavi.

Dia menambahkan, "Selama 40 tahun, rezim telah menunjukkan bahwa agendanya bukan Iran dan rakyat Iran, [rezim] itu bertahan hidup dengan mengorbankan rakyat yang tertindas dan menindas mereka sampai mati."

Reza Pahlavi adalah Pangeran Mahkota terakhir dari Negara Kerajaan Iran. Dia merupakan keturunan dari Dinasti Pahlavi. Reza adalah putra dari Shah Mohammad Reza Pahlavi, (Raja) terakhir Iran yang berkuasa sejak 1941-1979.

Shah adalah tokoh yang mempertahankan kebijakan luar negeri pro-Barat dan mendorong perkembangan ekonomi di Iran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini