nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Erupsi Gunung Taal: Tubuh Kami Baik-Baik, tapi Pikiran dan Hati Kami Kesakitan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 18 Januari 2020 08:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 17 18 2154467 korban-erupsi-gunung-taal-tubuh-kami-baik-baik-tapi-pikiran-dan-hati-kami-kesakitan-rSjS6zP7Pa.jpg Seorang warga berjalan diseleimuti abu vulkanik erupsi Gunung Taal. (Foto/Reuters)

AGONCILLO – Ribuan penduduk yang dievakuasi dari kota dekat Gunung Taal, Filipina, diizinkan kembali ke rumah mereka untuk menyelamatkan hewan-hewan dan harta benda mereka, Jumat 17 Januari 2020.

Wali Kota Agoncillo, Daniel Reyes mengatakan, wilayahnya menjadi salah satu kota yang masuk dalam zona bahaya Gunung Taal. Ia mengizinkan sekira 3.000 penduduk untuk memeriksa rumah mereka dan harta benda lainnya.

"Jika saya tidak membiarkan mereka menyelamatkan hewan-hewan mereka, hewan-hewan itu akan mati dan begitu pula sumber mata pencaharian mereka," kata Reyes kepada Reuters.

Baca juga: Kunjungi Daerah Bencana, Duterte Bercanda Soal Makan Abu dan Kencingi Gunung Taal

Baca juga: Gunung Taal Erupsi, Warga Pertaruhkan Nyawa Demi Selamatkan Kudanya

Foto/Reuters

Gunung Taal erupsi pada Selasa 14 Januari 2020 mengeluarkan abu vulkanik setinggi 1 km.

"Tubuh kami baik-baik saja, tetapi pikiran dan hati kami sakit," kata Peding Dawis (63), seorang warga yang membawa membawa sapinya ke daerah yang lebih aman.

Dawis mengatakan, masih ada 200 ekor babi yang perlu diselamatkan di lingkungannya. "Sulit untuk meninggalkan rumah dan mata pencaharian kami," ujarnya.

Reyes mengatakan, ada lebih 40.000 penduduk Agoncillo meninggalkan rumah mereka sejak Gunung Taal memuntahkan awan besar abu, uap, dan gas.

Mayoritas penduduk sekarang tinggal dengan kerabatnya di tempat lain, tetapi 66.000 lainnya berlindung di pusat-pusat evakuasi.

Taal adalah salah satu gunung berapi paling aktif dan paling mematikan di Filipina.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengatakan pihaknya mengamati "emisi uap yang stabil dan ledakan lemah yang jarang terjadi" dari kawah utama gunung berapi, tetapi terus merekam lusinan gempa bumi di kota-kota terdekat.

Phivolcs mengatakan tingkat bahaya yang ditimbulkan oleh Gunung Taal berapi tetap pada level 4 dari maksimal level 5, yang berarti "letusan berbahaya mungkin terjadi dalam beberapa jam hingga beberapa hari".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini