nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemimpin Tertinggi Iran Bela Pasukan Revolusi yang Menembak Pesawat Berpenumpang 176 Orang

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 18 Januari 2020 11:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 18 18 2154686 pemimpin-tertinggi-iran-bela-pasukan-revolusi-yang-menembak-pesawat-berpenumpang-176-orang-8lWeGzhwE0.jpg Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto/Reuters)

TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei membela pasukan Pengawal Revolusi atau Garda Revolusi yang mengakui menembak jatuh pesawat berisi 176 orang.

Ia mengatakan Pengawal Revolusi adalah pasukan elite yang bertanggung jawab atas penembakan itu untuk "mempertahankan keamanan" Iran.

Hal itu disampaikan Ali Khamenei saat khotbah salat Jumat kemarin. Ia juga menyerukan "persatuan Iran".

Foto/Reuters

Pesawat penumpang Ukraina Boeing 737-800 ditembak dalam perjalanan ke Kiev dari Teheran pada 8 Januari. Pesawat meledak kemudian jatuh tak lama setelah lepas landas. Sebanyak 176 penumpang, termasuk warga Iran, Kanada, Swedia dan Inggris meninggal.

Baca juga: Mantan Putra Mahkota: Ini Awal Berakhirnya Rezim Iran

Baca juga: Khamenei Sebut Dukungan Tuhan Beri Iran Kekuatan "Tampar Wajah" AS

Khamenei juga menyebut "musuh-musuh" Iran menggunakan tragedi penembakan pesawat untuk menutupi pesawat tak berawak AS yang membunuh Komandan Pasukan Elite Quds, Qassem Soleimani.

"Musuh-musuh kita senang terkait pesawat jatuh sementara kita sedih," katanya menyitir Reuters, Sabtu (18/1/2020).

"Mereka senang karena menemukan sesuatu untuk mempertanyakan Pengawal Revolusi dan angkatan bersenjata," tambahnya.

Ayatollah Khamenei terakhir kali memimpin salat Jumat di Teheran pada 2012 di acara peringatan 33 tahun Revolusi Islam Iran.

Secara historis, para pemimpin Iran telah menyerahkan tugas ini kepada ulama yang setia dengan keterampilan pidato yang kuat, tambahnya. 

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini