nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kanada Desak Iran Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak ke Prancis

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 18 Januari 2020 12:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 18 18 2154701 kanada-desak-iran-kirim-kotak-hitam-pesawat-ukraina-yang-ditembak-ke-prancis-59DZuMLd1s.jpg Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. (Foto/Reuters)

OTTAWA – Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau mendesak Iran untuk mengirim kotak hitam pesawat penumpang Ukraina yang ditembak jatuh oleh pasukan Pengawal Revolusi Iran ke Prancis

Trudeau mengatakan itu saat konferensi pers di Ottawa Jumat 17 Januari 2020. Ia mengatakan bahwa Perancis adalah salah satu negara yang kompteten dalam menangani masalah penerbangan dan perekam data kokpit pesawat.

"Iran tidak memiliki keahlian teknis dan peralatan yang diperlukan untuk menganalisis kotak hitam yang rusak ini dengan cepat," kata Trudeau menguip Reuters, Sabtu (18/1/2020).

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Bela Pasukan Revolusi yang Menembak Pesawat Berpenumpang 176 Orang

Baca juga: Lima Negara Tuntut Iran Beri Kompensasi pada Para Korban Pesawat Ukraina

Foto/Reuters

Iran menembak jatuh pesawat Boeing 737 milik Ukraina International Airlines pada pekan lalu, menewaskan 176 orang di dalamnya, termasuk 57 warga Kanada.

"(Prancis) akan menjadi tempat yang tepat untuk mengirim kotak hitam itu untuk mendapatkan informasi yang tepat," ujar Trudeau.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif telah bertemu dengan Menlu Kanada Francois-Philippe Champagne pada Jumat 17 Januari 2020 di Muscat, Oman.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Kanada mengatakan Zarif setuju mengenai perlunya "analisis transparan data kotak hitam," dan para menteri akan "membahas tugas Iran menangani keluarga para korban termasuk kompensasi".

Sementara Zarif setelah pertemuan menulis di Twitter, bahwa para pakar kedua negara akan terus bertukar informasi. Ia menekankan kasus penembakan pesawat tersebut jangan dipolitisasi dan harus fokus pada keluarga korban.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini