nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasutri Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas Polisi

Azhari Sultan, Jurnalis · Sabtu 18 Januari 2020 19:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 18 340 2154783 pasutri-pelaku-curanmor-dihadiahi-timah-panas-polisi-uZzNVurgN2.JPG Pasutri pelaku curanmor dihadiahi timah panas polisi (Foto: Okezone.com/Azhari Sultan)

JAMBI - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial F (41) dan EW (41), warga Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi terpaksa dihadiahi timah panas di kaki setelah berusaha kabur dari kejaran petugas Reskrim Polresta, Jambi.

Pasalnya, mereka merupakan buruan petugas, karena aksinya melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Cristian menyebut bahwa pelaku diamankan bersama satu orang lainnya, yakni YM (36), warga Kabupaten Musi Rawas.

"Kronologi kejadiannya pada akhir tahun lalu, pelapor datang ke TKP dan memarkirkan motor di parkiran seputar gereja di Kotabaru. Namun, pada saat korban keluar, melihat sepeda motornya sudah hilang," kata dia, Sabtu (18/1/2020).

Tak terima dengan kejadian itu, korban langsung melaporkannya ke polisi. Berdasarkan laporan itulah, personel Reskrim Polresta Jambi melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi, petugas menetapkan tiga orang terduga pelaku. Tidak lama berselang, petugas mendapat informasi bahwa pasangan kriminal ini berada di kediamannya di Jalan Kapten Pattimura, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

"Dan pada saat penangkapan, tersangka ini melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri, sehingga kepada tersangka dilakukan tindakan tegas terukur," tegas Dover.

Modus yang dilakukan oleh pasangan ini, mempunyai peran berbeda-beda. "Yang metik (curi motor) suaminya dan istrinya ini bagian ngawas atau mengalihkan perhatian. Pada saat perhatian masyarakat ke yang lain, barulah suaminya ini melakukan aksinya," kata dia.

Dari hasil pengembangan, lanjut Kapolresta, tersangka ini diketahui sudah melakukan tindakan pidana sejak tahun 2014. "Jadi, dari pengembangan kita, tim polresta bekerja sama dengan Polsek Kotabaru berhasil mengungkap lagi ada sekitar 14 TKP lagi," tutur Dover.

Polisi mensinyalir masih terdapat lagi lokasi pencurian lain yang belum terungkap. "Yang jelas saat ini baru diketahui sekitar 15 TKP. TKP-nya hampir rata-rata di wilayah Kotabaru, dan ada juga di wilayah Polres Batanghari," kata dia.

Sedangkan untuk hasil kejahatan, tersangka kerap menjualnya lagi ke luar wilayah Jambi, seperti Riau dan Sumatera Selatan.

"Ada di wilayah hukum Polda Sumsel dan Polda Riau, dan ini masih kita kembangkan untuk penadahnya," tandasnya.

Akibat perbuatannya, pasutri dan seorang rekannya tersebut ditahan di sel tahanan Polresta Jambi guna pengembangan lebih lanjut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini