Eks Kapolda hingga Pejabat Bakal Ramaikan Pilwalkot Surabaya 2020

Syaiful Islam, Okezone · Senin 20 Januari 2020 23:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 20 519 2155746 eks-kapolda-hingga-pejabat-bakal-ramaikan-pilwalkot-surabaya-2020-Wn4muBAwBw.jpg Machfud Arifin saat sedang bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Foto: Syaiful Islam)

SURABAYA - Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Surabaya, Jawa Timur (Jatim) semakin dekat, tepatnya pada September 2020. Sejumlah nama sudah digadang-gadang bakal maju dalam Pilwalkot Surabaya, dari pejabat hingga mantan kepala kepolisian daerah (Kapolda).

Mantan Kapolda Jatim Irjen (Purn) Machfud Arifin, salah satunya. Mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) untuk pemenangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf AMin di Jatim pada Pilpres 2019 ini telah mengantongi rekom dari PAN dan PKB untuk maju Pilwalkot. Tidak hanya itu, dukungan dari kalangan masyarakat juga terus mengalir.

"Sejak awal saya ingin aktivitas sendirilah di Jakarta, tetapi desakan banyak pihak terkait dengan calon wali kota termasuk Pakde Karwo (Soekarwo mantan Gubernur Jatim, yang saat ini menjadi Wantimpres). Dulu jauh-jauh dia sama Pak Dahlan Iskan, minta sama saya untuk mau maju," kata Machfud.

Baca Juga: Gerindra Buka Peluang Usung Gibran di Pilwalkot Solo 2020

Kemudian, sambung Machfud, dirinya merenung alangkah sombongnya jika tidak mau menjalankan amanah. Bila memang warga Surabaya menghendaki dan partai membangun rumah koalisi, ia bersedia maju dalam Pilwalkot Surabaya.

"Memang sudah ada partai yang merapat. Semua mekanisme akan saya ikutin, mekanisme partai dan ketentuan aturan yang lain. Kita sebagai warga Surabaya harus bersyukur punya Bu Risma yang sudah membuat Surabaya cantik dan Surabaya indah," paparnya.

Gamal Foto: Syaiful Islam

Sedangkan nama lain yang juga bakal maju adalah Eri Cahyadi, Kepala Bappeko Kota Surabaya. Pejabat yang satu ini juga disebut-sebut sebagai penerus Risma Maharini sebagai Wali Kota Surabaya berikutnya. Sebab, jenjang karir Eri sama seperti Risma, sebelum menjadi wali kota.

Eri dianggap mampu melanjutkan pembangunan Risma yang selama ini telah berjalan. Sejumlah kelompok masyarakat juga telah mendeklarasikan dukungan kepada Eri, serta mendorong PDIP untuk merekomendasikan Eri maju dalam Pilwali.

Baca Juga: PPP Pasang Target 30% Menang di Pilkada 2020

Masyarakat mendukung Eri berpasangan dengan kader PDIP yang saat ini duduk di DPRD Provinsi Jatim, Armuji. Di samping Eri, nama lain yang juga bakal maju dalam Pilwali yakni, Gamal Albinsaid.

Dokter muda itu jika terpilih menjadi wali kota Surabaya bertekad akan membayarkan BPJS kelas 3 bagi masyarakat. Dirinya juga tengah melakukan komunikasi dengan beberapa partai politik.

Menurut Gamal, jika dirinya terpilih menjadi wali kota Surabaya akan membayarkan BPJS Kesehatan Kelas 3 Mandiri. Gagasan itu terinspirasi saat Gamal bertemu Nafiah, seorang ibu berusia 57 tahun di pinggiran Kota Surabaya yang menderita kanker darah.

"Beliau berharap saya bisa menghadirkan bantuan untuk pembiayaan kesehatan. Ibu Nafiah adalah satu di antara banyak warga yang membutuhkan bantuan pembiayaan kesehatan. Selama berkeliling Surabaya untuk mendengarkan masalah dan harapan warga, banyak sekali warga yang mengeluhkan iuran BPJS Kesehatan dan kenaikannya," ucap Gamal.

Terpisah, Komisioner KPU Kota Surabaya, Subairi, menyebutkan pendaftaran Pilwalkot baru akan dibuka pada Juni 2020. Bakal calon boleh mendaftar asalkan diusung partai politik baik koalisi maupun tidak minimal memiliki 10 kursi di DPRD Kota Surabaya.

"Saat ini, KPU sedang membuka rekrutmen PPK untuk 31 kecamatan se-Kota Surabaya. Kemarin kita sudah meluncurkan maskot, jingle dan mars Pilwali Surabaya 2020. Untuk maskotnya SIRO dan SIBOY," kata Subairi. (Ari)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini