nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kereta Api Barang Tabrak Minibus di Sumut, 1 Orang Meninggal Dunia

Senin 20 Januari 2020 10:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 20 608 2155312 kereta-api-barang-tabrak-minibus-di-sumut-1-orang-meninggal-dunia-I3eAcR8K5e.JPG Ilustrasi mayat (Foto: Shutterstock)

MEDAN – Kecelakaan melibatkan kereta api barang dan minibus terjadi di Kilometer (KM) 38 + 900 Petak Jalan Lidah Tanah - Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara, pada Minggu 19 Januari 2020 malam. Akibat insiden ini, pengemudi minibus meninggal dunia.

Manager Humas PT KAI (Persero) Divre I Sumut, M Ilud Siregar saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan kereta api barang KLB V1/10195 yang tertemper satu unit mobil minibus. Lokasi tabrakan di perlintasan tanpa palang pintu.

"Kecelakaan terjadi pukul 18.40 WIB dan menimbulkan berbagai dampak. Mulai kerugian akibat kerusakan KA dan termasuk keterlambatan perjalanan kereta di beberapa rute," kata dia, menukil dari laman iNews.id, Senin (20/1/2020).

Menurutnya, milai kerugian masih dalam pemeriksaan unit sarana KAI Divre I Sumut. Sementara perjalanan yang terganggu, yakni KA U55 Kereta Api Sribilah relasi Rantauprapat-Medan dan KA U68 Kereta Api Putri Deli relasi Medan-Tanjungbalai.

"KAI sudah menyampaikan soal keterlambatan perjalanan dan meminta maaf kepada penumpang," ucapnya.

Dia mengakui, hingga saat ini angka kecelakaan di pintu perlintasan resmi dan tidak resmi maupun di ruang manfaat jalur kereta api masih tinggi. Pada tahun 2019, jumlah kecelakaan tercatat terjadi sebanyak 108 kali.

Jumlah kecelakaan itu masing-masing 6 kali kejadian di perlintasan resmi dan 50 kali di perlintasan tidak resmi, serta 36 kali pejalan kaki dan 16 hewan ternak di daerah ruang manfaat jalur kereta api. Penyebab kecelakaan terbanyak disebabkan oleh pengguna jalan masih tidak disiplin saat melewati perlintasan.

"Manajemen KAI berharap peran serta masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api semakin besar dengan turut serta menjaga ketertiban dan keamanan perjalanan kereta api" tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini