nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Keraton Agung Sejagat, Paundra: Harusnya Mereka Malu

Bramantyo, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 21:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 21 512 2156294 soal-kraton-agung-sejagat-paundra-harusnya-mereka-malu-icjhb4i0xp.jpg Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara (foto: Instagram/@gphpaundrakarna1)

SOLO - Putra Mahkota Pura Mangkunegaran l, Surakarta GRM Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara tertawa lebar dengan adannya orang yang mengaku-ngaku sebagai raja baru. Hal itu terkait hebohnya Keraton Agung Sejagat akhir-akhir ini.

Menurut pria yang akrab disapa Paundra, seharusnya mereka yang mengaku sebagai raja merasa malu. Pasalnya, Paundra saja lebih senang dianggap orang biasa walaupun asli keturunan bangsawan dan sejarah pun mencatatnya.

Baca Juga: Ganjar Datangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo 

Kendati demikian, Paundra tidak begitu kaget dengan fenomena munculnya kerajaan-kerajaan baru. Sebab, sejak dahulu pun sudah ada yang mengaku sebagai raja dan mengklaim keturunan ningrat.

"Harusnya itu mereka (Yang mengaku Raja) malu dengan saya. Lah wong saya saja lebih suka jadi orang biasa. Tapi saya tidak kaget kok, karena tidak hanya sekali ini saja," ujar Paundra kepada Okezone, Selasa (21/1/2020).

 

Menurut Paundra, menjadi seorang raja tidak terlepas dari yang namannya wahyu, takdir, serta campur tangan Tuhan. Selain itu, sebuah kerajaan selain memiliki istana, prajurit dan simbol-simbol, juga harus memiliki masyarakat adat yang jelas.

Kemudian, sebuah kerajaan, tentu harus diakui oleh Pemerintah. Soal Keraton Agung Sejagat, Paundra mengatakan, dari penampilannya saja sudah tidak pantas menjadi raja. Berbeda dengan ayahnya KGPAA Mangkunegara IX yang berwibawa.

Baca Juga: Sudah Diakui Fiktif, Keraton Agung Sejagat Bubar? 

"Menjadi seorang Raja tidak bisa dadakan (Mendadak) tidak bisa mengaku-ngaku. Maaf ya dari figur rajannya saja masak kayak gitu. Raja yang paling keren se Indonesia itu bapak saya," ujar Paundra yang digadang-gadang bakal menerima tongkat estafet menjadi KGPAA Mangkunegara X.

Paundra juga mengkritik pakaian kebesaran yang digunakan petinggi Keraton Agung Sejagat seperti pakaian halloween. "Ngawur banget. Salah kaprah semuanya, dari yang muncul itu pakai atribut militer," tuturnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini