nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sempat Viral, Peraturan RW di Surabaya soal Nonpribumi Dicabut

Syaiful Islam, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 14:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 22 519 2156637 sempat-viral-peraturan-rw-di-surabaya-soal-nonpribumi-dicabut-PKfFKDV8ZZ.jpg Surat edaran RW 03, Kelurahan Bangkingan, Kecamatan Lakasantri, Surabaya, Jawa Timur (Foto: iNews.id)

SURABAYA - Peraturan RW 03 Kelurahan Bangkingan, Kecamaran Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur yang baru akhirnya dicabut. Peraturan itu sempat viral di media sosial karena menyebut kata 'pribumi' dan 'nonpribumi'.

Pencabutan peraturan baru itu dilakukan usai pihak kelurahan, kecamatan dan polisi menggelar rapat tadi malam. Mereka juga meminta maaf atas adanya surat edaran yang menyebut pribumi dan nonpribumi itu.

"Yang bersangkutan sudah minta maaf, dan dicabut (peraturan RW 03 Bangkingan yang viral di medsos karena ada kata pribumi dan nonpribumi)," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Akhyar, saat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2020).

Baca Juga: Pasangan Kekasih Terpeleset Masuk Jurang saat Sedang Bertengkar

Sebelumnya, beredar peraturan baru RW 3 Kelurahan Bangkingan. Aturan itu menuai kontroversi karena adanya kata-kata pribumi dan nonpribumi. Aturan yang dikeluarkan ini diklaim hasil dari musyawarah dengan pengurus RT dan tokoh masyarakat.

Salah satu aturannya berbunyi barang siapa yang mendirikan rumah selain warga pribumi wajib membayar iuran untuk kas RT Rp2,5 juta dan kas RW Rp2,5 juta. Kemudian, barang siapa yang mendirikan perusahaan (CV) selain warga pribumi wajib membayar untuk kas RT 1,5 juta dan kas RW Rp1,5 juta.

Serta setiap perusahaan (UD) yang berada di wilayah RW 3 selain warga pribumi dikenakan iuran setiap bulannya untuk kas RW sebesaar Rp100 ribu.

Baca Juga: 6 Kasus Paling Menarik Perhatian di Jatim Selama 2019, Vanessa Angel Salah Satunya

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini