nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Pelajar SMP Tewas saat Bermain di Kubangan Bekas Galian C

Rabu 22 Januari 2020 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 22 519 2156882 4-pelajar-smp-di-kudus-tewas-saat-bermain-di-kubangan-bekas-galian-c-hqnMMAuM3w.jpg Lokasi Penemuan Jasad 4 Pelajar SMP yang Tewas Usai Bermain di Bekas Tambang Galian C, Kabupaten Kudus, (foto: iNews/Nur Choiruddin)

KUDUS – Empat pelajar SMP di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), tewas saat bermain-main di kubangan air bekas galian C di Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Rabu (22/1/2020).

Adapun identitas keempat korban, yakni David Raditya, Faruq Ilham, Jihar Gifri, dan Habib Roihan. Semuanya berusia 13 tahun.

Baca Juga: Satu Pekerja asal Jepara Tewas Tertimpa Longsor Tambang Galian C 

Informasi dari warga, empat anak itu diduga tenggelam karena terjebak lumpur di dalam kubangan hingga akhirnya kehabisan napas.

Menurut penuturan warga, awalnya dia melihat ada enam anak yang bermain-main di dekat areal tambang galian C. Karena melihat ada kubangan air yang cukup dalam, keenam anak sepakat untuk bermain air.

Empat di antaranya terlihat hampir bersamaan melompat ke air. Dua teman mereka masih ragu-ragu. Setelah melompat ke air, keempatnya tak kunjung muncul dari air.

“Dua anak yang hendak menyusul keempat temannya kemudian mengurungkan niat karena mereka heran empat temannya enggak muncul juga,” kata Puryanto, warga Desa Klumpit, Kecamatan Gebog seperti dikutip iNews.

Menyadari nyawa teman mereka terancam, dua pelajar ini lari ke kampung untuk meminta pertolongan pada warga. Warga yang datang ke lokasi kejadian langsung mencari keempat anak di dasar kubangan air.

Setelah berusaha keras, warga menemukan keempatnya. Warga kemudian melarikan keempat korban ke Rumah Sakit Islam Kudus dengan menggunakan sepeda motor. Namun, pihak rumah sakit menyebutkan, keempatnya sudah meninggal saat tiba di rumah sakit.

Menurut warga, lokasi galian C ilegal tersebut sebenarnya sudah diprotes karena dikhawatirkan membahayakan warga. Mereka sepakat menutup bekas galian C.

Baca Juga: Longsor Tambang Galian C di Pagaralam Sumsel, 2 Orang Tewas 

“Tapi tak tahu kenapa pengurukan tersebut hingga saat ini belum dilaksanakan. Kami menduga tambang ilegal tersebut masih beroperasi,” kata Puryanto.

Setelah divisum di rumah sakit, keempat jenazah korban dibawa pulang oleh keluarga masing-masing. Rencananya empat korban dimakamkan besok Kamis, pada pukul 10.00 WIB.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini