nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebarkan Ajaran Yehuwa di Jambi, Warga Amerika Ditangkap

Azhari Sultan, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 10:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 23 340 2157031 sebarkan-ajaran-yehuwa-di-jambi-warga-amerika-ditangkap-s4NfFAq48t.jpg Polisi Menerima Laporan Warga soal Adanya Warga Asing asal Amerika Serikat dan Rekannya Menyebarkan Aliran Yehuwa di Talanaipura, Jambi (foto: Okezone/Azhari Sultan)

JAMBI - Warga Lorong Gotong Royong, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi dibuat resah. Pasalnya, ada dua orang berinisial L dan seorang warga negara asing (WNA) berinsial J diduga menyebarkan ajaran Yehuwa.

Tidak berkenan dengan perbuatan mereka, akhirnya warga melaporkan ke Polsek Telanaipura. Akhirnya, keduanya dijemput petugas untuk dibawa ke Polsek Telanaipura.

Baca Juga: WN Korea Sebarkan Ajaran Kerajaan Yehuwa di Jambi 

"Ya benar, kami mengamankannya Rabu kemarin dan memintai keterangan terhadap dua orang yang dilaporkan oleh masyarakat di sekitaran Jalan Gotong Royong karena dianggap meresahkan warga," ujar Kapolsek Telanaipura AKP Yumika, Kamis (23/1/2020).

Kapolsek Telanaipura AKP Yumika dan Jajarannya (foto: Okezone/Azhari S)	 

Ketika itu, kata dia, kedua orang itu menyebarkan selebaran atau brosur dan juga situs web situs JW.ORG mengenai ajaran Yehuwa kepada warga.

Dia menjelaskan, keduanya mengajak masyarakat untuk membuka sebuah website bernama JW.Org terkait ajaran Yehua. Kemudian, dari hasil pemeriksaan sementara petugas, ungkap Kapolsek, seorang dari dua yang diamankan tersebut merupakan warga negara asing asal Amerika yang telah menetap di Jambi selama kurang lebih 3 tahun.

"Kita tengah berkoordinasi dengan satuan atas, kesbangpol, pihak imigrasi, karena salah satunya adalah warga negara asing," tukas Yumika.

Disamping itu, tuturnya, pihaknya juga lagi mendalami terkait ajaran apa dan apa yang mereka sampaikan ke warga tersebut.

"Bagaimana ini bisa meresahkan masyarakat, tidak bisa menerima apa yang mereka sampaikan," tandasnya.

Menurut Yumika, kasus ini sudah ditangani pihak Kesbangpol Provinsi Jambi.

Untuk diketahui, penyebaran ajaran Yehuwa ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya pada awal tahun 2019 lalu warga Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Jambi dikejutkan dengan kedatangan dua orang WNA asal negara Korea.

Kedatangan mereka ditemani dengan warga Indonesia lainnya, namun mereka bukan untuk berwisata menikmati alam Muarojambi, tapi diduga untuk penyebaran dan pembagian buku dan brosur tentang ajaran Kerajaan Yehuwa.

Sementara dikutip dari berbagai sumber, Yehuwa adalah denominasi Kristen, milenarian, restorasionis dengan kepercayaan nontrinitarian yang terpisah dari Kekristenan arus utama.

Agama ini diorganisasi secara internasional, lebih dikenal di dunia Barat sebagai Jehovah's Witnesses atau Jehovas Zeugen, yang mencoba mewujudkan pemulihan dari gerakan Kekristenan abad pertama yang dilakukan oleh para pengikut Yesus Kristus. Mereka menolak doktrin Tritunggal karena memercayai bahwa konsep itu tidak berdasarkan Firman Allah, yaitu Alkitab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini