nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelajar Pembunuh Begal Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 12:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 23 519 2157090 pelajar-pembunuh-begal-jalani-sidang-vonis-hari-ini-1FClk80Q4l.jpg (Foto: Okezone.com/Avirista)

MALANG - ZA, pelajar pembunuh begal asal Malang menjalani sidang vonis tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kamis (23/1/2020). Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut ZA dengan hukuman pembinaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) selama setahun.

Sejumlah aparat kepolisian dari Polres Malang sudah berada di PN Kepanjen untuk mengamankan jalannya sidang. Pasalnya, beberapa aktivis mendatangi lokasi sidang sebagai dukungan ke ZA.

ZA yang didampingi ayah tiri dan tim kuasa hukumnya tiba di PN Kepanjen pukul 10.21 WIB, masih mengenakan seragam sekolah yang dibalut jaket hitam. Mereka langsung memasuki ruangan sidang tirta atau anak.

Sidang vonis yang berlangsung terbuka untuk umum ini dipimpin hakim tunggal Nuny Defiary. ZA didampingi kuasa hukum dan pihak balai permasyarakatan (Bapas).

"Kita mulai ya semua harap tertib. Sidang dinyatakan terbuka untuk umum," ungkap Nuny, hakim yang memimpin sidang.

(Foto: Okezone.com/Avirista)

Sebagai informasi, pada Minggu malam 9 September 2019, ZA keluar bersama pacarnya di kebun tebu Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Mereka dihadang oleh sekelompok kawanan pembegal.

Dua orang mencoba merampas sepeda motornya dan handphone ZA. Selain itu, pelaku juga berusaha memperkosa pacar ZA yang berinisial V.

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Pelajar Pembunuh Begal Harus Bebas dari Tuntutan Hukum

Namun korban ZA memberikan perlawanan dan menusukkan pisau yang diambilnya dari dalam jok sepeda motor miliknya. Akibatnya begal bernama Misnan tewas. Dua pelaku begal lainnya pun melarikan diri melihat kejadian itu.

Sehari setelahnya polisi mengamankan ZA dan menetapkannya sebagai tersangka atas dugaan penganiyaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Namun lantaran masih berstatus pelajar, ZA tak dipenjara.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini