nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terjebak di Wuhan, Ini Curhatan Pelajar Asal India

Alan Pamungkas, Jurnalis · Sabtu 25 Januari 2020 22:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 25 18 2158334 terjebak-di-wuhan-ini-curhatan-pelajar-asal-india-fkPdLx8wtE.jpg Ilustrasi Serangan Virus Korona (Foto: Reuters)

WUHAN - Chongthan Pepe Bifhowjit adalah seorang pelajar asal India yang tengah menempuh pendidikan di Wuhan University of Technology. Chongthan Pepe Bifhowjit tak pernah menyangka jika dirinya harus bertahan di asrama untuk menghindar dari virus korona yang tengah menyerang Wuhan.

Seperti diberitakan BBC, Chongthan Pepe Bifhowjit bercerita sulitnya hidup ketika semua aktivitas kota mati karena isu virus korona. Ia mengaku cemas ketika hidup dalam kondisi sulit seperti itu.

"Pekan lalu kondisi kota stabil, tapi segala sesuatunya sudah berubah secara drastis. Keadaan ini membuat saya sangat cemas. Saya tidak pernah menghadapi situasi seperti ini sebelumnya," ujar Chongthan Pepe Bifhowjit kepada BBC.

Transportasi publik dan aktivitas kota lumpuh karena virus korona. Chongthan Pepe Bifhowjit dan teman-teman pun terpaksa bertahan di asrama untuk bisa terhindar dari virus korona.

Korona

Baca Juga: Kisah Mahasiswa Filipina Terjebak di Wuhan karena Virus Korona

Menggunakan masker dan mencuci tangan adalah langkah kecil yang terus dilakukan agar bisa bebas dari virus mematikan tersebut. Kondisi kesehatan Chongthan Pepe Bifhowjit dan teman-teman pun terus dipantau oleh otoritas setempat.

"Namun pihak universitas dan pemerintah setempat sangat baik. Mereka menjaga kami. Otoritas kampus memeriksa suhu tubuh mahasiswa setiap hari dan membagikan masker wajah gratis. Mereka juga mempunyai fasilitas rumah sakit dan ambulans sendiri. Kami disarankan mencuci tangan setiap jam, tidak makan di luar, dan mengenakan masker setiap keluar ruangan," sambung Chongthan Pepe Bifhowjit.

Hiburan bagi Chongthan Pepe Bifhowjit hanya menjenguk teman di kamar lain dalam asrama tersebut. Chongthan Pepe Bifhowjit mencoba melewati masa sulit ini dengan mengikuti segala instruksi otoritas.

"Kami semua bertahan di kamar dan hanya berkunjung ke kamar kawan-kawan terdekat," tukasnya.

Seperti diketahui virus korona telah mengancam dunia. Sebanyak 41 orang tewas dan menjangkit ribuan orang di dunia. Virus dengan nama 2019-nCoV ini adalah virus baru yang bermutasi. Virus ini pertama kali muncul di pasar ikan di Wuhan, Hubei, China. Disinyalir pasar ini melakukan perdagangan jual beli hewan liar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini