nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Intelijen Israel: Virus Korona Diduga Bocor dari Laboratorium di Wuhan

Muhamad Rizky, Okezone · Minggu 26 Januari 2020 02:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 26 18 2158349 mantan-intelijen-israel-virus-korona-diduga-bocor-dari-laboratorium-di-wuhan-7NNf655jQx.jpg Petugas medis memeriksa penumpang pesawat yang mendarat dari wilayah dekat Wuhan, di Shanghai, China. (Foto : Reuters)

WHO menyebut mikroba itu dengan nama 2019-nCoV. WHO belum mendeklarasikan wabah itu sebagai Darurat Kesehatan Publik Kekhawatiran Internasional. WHO hanya menyatakan wabah itu darurat di China.

Institut Wuhan telah mempelajari virus korona di masa lalu, termasuk jenis yang menyebabkan SARS (Sindrom Pernapasan Akut Parah), virus influenza H5N1, ensefalitis Jepang, dan demam berdarah.

Para peneliti di Institut Wuhan juga mempelajari kuman yang menyebabkan antraks, agen biologis yang pernah dikembangkan di Rusia.

"Virus korona (khususnya SARS) telah dipelajari di institut dan mungkin disimpan di sana. SARS termasuk dalam program senjata biologis China dan diteliti di beberapa tempat terkait," kata Shoham.

Dia menyatakan kemungkinan virus korona termasuk dalam program senjata biologis itu. Ditanya apakah virus korona baru itu mungkin telah lepas, Shoham menjawab, "Pada prinsipnya, infiltrasi virus keluar mungkin terjadi sebagai kebocoran atau infeksi tanpa disadari di dalam ruangan pada seseorang yang secara normal keluar dari fasilitas tersebut. Ini dapat menjadi kasus pada Wuhan Institute of Virology, tapi sejauh ini tidak ada bukti atau indikasi insiden semacam itu."

Shoham menyatakan institut di Wuhan itu satu-satunya lokasi yang dideklarasikan di China yang disebut P4 untuk Pathogen Level 4, status yang mengindikasikan tempat itu menggunakan standar keamanan terketat untuk mencegah penyebaran mikroba paling berbahaya dan paling eksotis yang sedang dipelajari.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini