nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dukung Kampus Merdeka, USU Buka Prodi Kelapa Sawit

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 17:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 27 65 2159041 dukung-kampus-merdeka-usu-buka-prodi-kelapa-sawit-lgrGht8QdL.jpg USU Buka Prodi Kelapa Sawit. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Universitas Sumatera Utara (USU) akan membuka prodi kelapa sawit. Hal itu merupakan implementasi kebijakan Kampus Merdeka yang digulirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaa Nadiem Makarim dengan seluruh rektor di Indonesia.

Rektor Universitas Sumatera Utara Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum, menegaskan hal tersebut terkait hasil pertemuan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan para Rektor PTN/PTS seluruh Indonesia.

Baca Juga: USU Dukung Bekam dan Pengobatan Tradisional untuk Sehatkan Masyarakat

Empat kebijakan yang dinamai Kampus Merdeka dan merupakan lanjutan dari program Merdeka Belajar itu terdiri dari kemudahan untuk membuka program studi baru, perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi, kemudahan untuk mendapatkan status perguruan tinggi negeri badan hukum dan hak belajar tiga semester di luar program studi.

Baca Juga: Menristekdikti Angkat Suara Terkait Cerpen LGBT di USU

Rektor USU menyatakan, rencana adanya prodi kelapa sawit merupakan implementasi USU sebagi perguruan tinggi berstatus PTN BH. Tentunya untuk membuka program studi yang baru di USU, lanjutnya, akan terlebih dahulu mempertimbangkan dengan cermat kebutuhan pasar dan masyarakat terhadap prodi yang akan dibuka.

Prof Runtung memaparkan, prodi baru yang rencananya akan dibuka di USU adalah Prodi Kelapa Sawit, dengan mempertimbangkan faktor historis keberadaan Provinsi Sumatera Utara sebagai daerah yang pertama kali mengembangkan perkebunan kelapa sawit di Pulau Sumatera.

Dia menegaskan, secepatnya USU akan menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha yang telah menjalin kerjasama dengan USU melalui penandatanganan MoU, seperti Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). Hal itu dilakukan untuk mendiskusikan langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam merealisasikan kebijakan pertama tersebut.

“Pertama-tama tentu kita akan melakukan inventarisasi SDM di fakultas terkait, dengan melibatkan GAPKI dan sejumlah pakar yang ada di PPKS. Sinergi ini nantinya akan melakukan kerjasama untuk menyusun kurikulum serta inventarisasi sumber daya dan fasilitas yang akan mendukung pembukaan prodi tersebut,” kata Rektor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini