Pasien Suspect Virus Korona di Cirebon Kian Membaik

Fathnur Rohman, Okezone · Selasa 28 Januari 2020 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 28 525 2159545 pasien-suspect-virus-korona-di-cirebon-kian-membaik-WdPPbzTL80.jpg Ilustrasi ruang isolasi (Foto : Okezone.com/Subhan)

CIREBON - Kondisi pasien suspect virus korona berinisial S sudah mulai membaik. Kendati begitu, pasien berinisial S tetap harus menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Salah satu dokter yang ikut menangani S bernama Ahmad Fariz mengatakan kondisi tubuh S sudah menunjukan kemajuan yang positif. Suhu tubuh S yang awalnya mencapai 38 derajat celcius mulai menurun. Sang pasien juga sudah tidak lagi mengalami sesak nafas.

Ahmad menyebut, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui kalau S mengalami infeksi di bagian paru-parunya. Ahmad mengungkapkan, meski kondisi tubuh S mulai membaik, namun S masih harus menjalani masa inkubasi di ruang isolasi RSUD Waled.

"Dari pemeriksaan ada infeksi di bagian paru-paru, kondisinya membaik. Panasnya sudah turun, jarang batuk, dan sudah tidak mengalami sesak nafas, " kata Ahmad kepada Okezone, Selasa (28/1/2020).

Sementara itu, Kadinkes Kabupaten Cirebon Eni Suaheni menuturkan, dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Tim Epidemiolog, ada beberapa orang yang sudah melakukan kontak langsung dengan S.

Dikatakan Eni, untuk pencegahaan awal pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap orang-orang yang sudah melakukan kontak langsung dengan S.

Baca Juga : Pemerintah Akan Kirim 10 Ribu Masker untuk WNI di Wuhan

Eni juga mengimbau kepada masyarakat Cirebon agar tidak panik dalam menanggapi berita-berita terkait virus korona. Ia menyampaikan, yang harus dilakukan oleh masyarakat adalah tetap wasapada dan melakukan pencegahan dini. Dalam hal ini, masyarakat diminta agar selalu menjaga pola hidup sehat dan memakai masker saat berpergian.

"Kemarin sudah menurunkan tim investigasi. Ada empat orang kontak dengan S. Kami sudah membuat surat edaran ke Puskesmas, Rumah Sakit, untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat," ucap Eni.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini