nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemuda di Makassar Tipu Belasan Mahasiswa dengan Modus Magang di BPS

Selasa 28 Januari 2020 22:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 28 609 2159780 pemuda-di-makassar-tipu-belasan-mahasiswa-dengan-modus-magang-di-bps-eSzOUkp2Ut.JPG ASN gadungan pelaku penipuan ditangkap polisi di Makassar (Foto: iNews.id)

MAKASSAR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) gadungan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi setelah menipu 18 orang mahasiswa. Modusnya, dengan mengaku sebagai pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) yang menawarkan magang.

Tim Jatanras Polrestabes Makassar menangkap pelaku, Nasrullah (28), di rumah kosnya, Jalan Bontotanga, Kota Makassar, Senin 28 Januari 2020 malam.

Di dalam kamar kosnya tersebut, polisi mendapati sejumlah setelan seragam ASN hingga batik Korpri, lengkap dengan pangkatnya. Pelaku diduga telah memalsukan statusnya sebagai seorang pegawai untuk melakukan aksi penipuan terhadap para korban.

"Korbannya para mahasiswa sebanyak 18 orang. Mereka ditawarkan untuk magang di kantor sensus," kata Kasubnit II Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Ahmad Syah Jamal, menukil laman iNews.id, Selasa (28/1/2020).

Dijelaskannya, alasan yang digunakan pelaku ialah Kantor Sensus BPS sedang kekurangan komputer untuk menginput data. Para mahasiswa pun dijanjikan akan diberikan uang Rp200.000 sehari untuk sewa laptop tersebut, sehingga korban pun bersedia meminjamkan laptop mereka.

Menurutnya, kasus ini terungkap karena adanya laporan dari salah satu korban. Lalu petugas melakukan penyelidikan untuk mencari tahu kebenaran laporan tersebut dan identitas pelaku.

"Kami juga menyita 18 unit laptop milik korban dan satu ponsel," ujar dia.

Sementara itu, pelaku Nasrullah mengatakan, dia awalnya membeli seragam ASN serta berbagai atributnya untuk membuat kedua orang tuanya senang. Sebab, apa yang diinginkan mereka terwujud, yakni sang anak menjadi pegawai negeri.

"Sejak 2019 lalu saya berpura-pura menjadi ASN di BPS untuk bahagiakan orangtua," katanya.

Sedangkan, aksi penipuan terhadap para mahasiswa ini lantaran sedang terlilit utang. Karena itu dia berpikir untuk memanfaatkan seragam ASN BPS ini untuk mengelabui para korbannya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini